IHSG Sesi I Rontok ke 6.313 Jelang RDG BI, Saham Energi RAJA, AADI, DEWA Lesu

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026). IHSG pada perdagangan Senin (27/7) pagi dibuka melemah 10,63 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.185,80, dibandingkan dengan penutupan perdagangan Jumat (24/7) yang berada di level 6.196,43.
Penulis: Karunia Putri
22/9/2026, 12.40 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG merosot 1,11% atau 71,16 poin ke level 6.313 pada perdagangan sesi pertama, Selasa (22/9). Branch Manager Panin Sekuritas Elandry Pratama mengatakan pelemahan indeks hari ini terjadi karena pelaku pasar mencermati Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan diselenggarakan besok, Rabu (23/9).

“Salah satunya karena pasar wait and see RDG BI besok. Tapi pelemahan juga dipicu profit taking dan tekanan saham-saham big caps,” kata Elandry Selasa (22/9).

Mencermati situasi itu, Elandry mengatakan pelaku pasar sementara cenderung mengurangi risiko.

Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi perdagangan sepanjang sesi pertama mencapai 20,63 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,35 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 11.060 triliun dengan total nilai transaksi siang ini sebesar Rp 7,98 triliun.

Sebanyak 147 saham ditutup naik, 513 saham turun dan 128 saham tidak bergerak.

Seluruh sektor yang ada di bursa parkir di zona merah. Saham-saham di sektor energi ambruk 2,21% hingga siang ini, terdalam di antara sektor-sektor lainnya.

Di dalamnya, saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) anjlok 3,42% ke level 705, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) 3,85% ke level 350, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) merosot 3,65% ke level 185 dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) berkurang 3,23% ke level 11.225.

Saham-saham di sektor bahan baku juga berguguran. Misalnya saham PT Bumi Resources Tbk (BRMS) merosot 3,62% ke level 665, PT Timah Tbk (TINS) berkurang 3,67% ke level 4.720, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 1,85% ke level 3.180 dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 1,86% ke level 1.580.

Berdasarkan data banyaknya nilai transaksi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat paling banyak ditransaksikan senilai Rp 460,91 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 384,04 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 328,45 miliar.

Sementara itu, indeks-indeks di kawasan Asia justru ditutup hijau siang ini. Indeks bursa Nikkei Jepang naik 1,38% ke level 65.018, Shanghai Composite tumbuh 0,22% ke level 3.958, Hang Seng naik 0,21% ke level 25.096 dan Kospi Korea naik 0,42% ke level 7.037. 

Daftar top gainer siang ini: 

  • PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 34,35% ke Rp 176.
  • PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) naik 9,8% ke Rp 560.
  • PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) naik 3,18% ke Rp 810.

Daftar top loser siang ini:

  • PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 7,81% ke Rp 12.100
  • PT Bakrie & Brother Tbk (BNBR) turun 5,75% ke Rp 82.
  • PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) turun 5,53% ke Rp 2.050.
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri