Pangkas Biaya Dana, BTN Kejar Laba Bersih Rp 3 Triliun pada 2020

Ilutstrasi. BTN mencatatkan laba bersih Rp 801 miliar hingga kuartal III 2019.
Editor: Agustiyanti
28/11/2019, 07.00 WIB

PT Bank Tabungan Negara atau BTN menargetkan laba bersih pada tahun depan mencapai Rp 3 triliun, naik sekitar 15% dibanding target tahun ini sebesar Rp 2,6 triliun. 

Direktur Finance, Planning, & Treasury Nixon L. P. Napitupulu menjelaskan, salah satu langkah perusahaan untuk meningkatkan bottom line adalah dengan memangkas biaya dana. Hal ini bakal dilakukan dengan mengurangi sumber pendanaan yang memiliki biaya tinggi, seperti penerbitan surat utang dan porsi deposito nasabah institusi.

"BTN akan re-balancing, dengan cara menaikan deposito retail dan menurunkan deposito institusi," kata Nixon di Jakarta, Rabu (27/11). 

Selain menurunkan biaya dana, BTN juga akan memangkas rasio kredit bermasalah atau NPL gross menjadi kisaran 3% hingga 3,1%.

(Baca: BTN Dapat Tambahan Kuota KPR Subsidi Sebesar Rp 2 Triliun)

Hingga kuartal III 2019, BTN mencatatkan laba bersih sebesar Rp 801 miliar. Perolehan tersebut anjlok 42,58% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,4 triliun seperti terlihat dalam databoks di bawah ini. 

Halaman:
Reporter: Fariha Sulmaihati