Gabung Holding Ultra Mikro, Pegadaian Untung Rp 1,7 T di Semester I

Muhammad Zaenuddin|Katadata
Pegadaian
Penulis: Syahrizal Sidik
21/7/2022, 14.25 WIB

Anggota BUMN Holding Ultra Mikro, PT Pegadaian (Persero), mencatatkan perolehan laba bersih senilai Rp 1,77 triliun pada periode semester pertama tahun ini. Laba bersih itu mengalami kenaikan sebesar 36,15% dari periode yang sama di tahun sebelumnya Rp 1,30 triliun.

Laba tersebut disokong oleh pendapatan usaha perusahaan yang mengalami kenaikan sebesar secara tahunan dari Rp 10,44 triliun per 30 Juni 2021 menjadi Rp 10,86 triliun per 30 Juni 2022. Sementara itu, total aset Pegadaian secara tahunan tercatat sebesar Rp 68,4 triliun dari posisi akhir Desember 2021 sebelumnya Rp 67,8 triliun.

"Pertumbuhan kinerja perusahaan yang semakin baik, turut didorong oleh peningkatan jumlah nasabah Pegadaian sebesar 11,11% dari 18 juta orang pada Juni 2021 menjadi 20 juta orang pada Juni 2022," ungkap Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan, dalam keterangan resmi, Kamis (21/7). 

Pihaknya juga berkomitmen untuk terus melanjutkan program transformasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi digital.

Lebih lanjut Damar menyatakan, kegiatan perekonomian masyarakat relatif tumbuh. Hal ini ditandai dengan naiknya outstanding pinjaman tumbuh 5,13% dari Rp 52,42 triliun pada Juni 2021 menjadi Rp 55,11 triliun di Juni 2022.

Damar menyebut, melalui Holding Ultra Mikro, tiga entitas yaitu BRI, Pegadaian dan PNM juga semakin memperluas jangkauan co-location sentra layanan ultra mikro di sejumlah daerah di Indonesia.

Halaman: