Demi Efisiensi, Barclays Bakal Lakukan PHK 2.000 Karyawan

Investopedia
Barclays berencana melakukan PHK besar-besaran hingga 2.000 karyawan
Penulis: Syahrizal Sidik
24/11/2023, 19.45 WIB
Raksasa perbankan asal Inggris, Barclays, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran hingga 2.000 karyawan. Pemangkasan karyawan ini merupakan bagian dari upaya efisiensi perusahaan untuk menggenjot profitabilitas.
 
Dikutip dari Reuters, penghematan yang akan dilakukan diperkirakan mencapai US$ 1,25 miliar. Karyawan yang bekerja di bagian back office bakal yang paling terpukul dari kebijakan PHK massal ini. 
 
CEO Barclays, Venkatakrishnan, menyebut saat ini dia sedang meninjau proposal terkait upaya memperkuat profitabilitas tersebut. Sekitar 1.500 hingga 2.000 karyawan akan kena imbasnya untuk menghemat 1 miliar pound.
 
Dia mengatakan potensi pemotongan terutama akan dilakukan di Barclays Execution Services, yang secara internal dikenal sebagai 'BX', dan akan menjadi bagian dari target keseluruhan pengurangan biaya tersebut.
 
"Dalam beberapa tahun terakhir, Barclays telah berupaya mengurangi pengeluaran dengan memangkas bonus serta pekerjaan di bisnis perbankan ritel dan investasinya,” tulis Reuters, dikutip Jumat (24/11). Namun, langkah-langkah untuk merampingkan BX dan penghematan potensial sebelumnya belum dilaporkan.
 

Dibentuk pada tahun 2017 untuk mengonsolidasikan fungsi dukungan untuk dua divisi bisnis utama bank, perbankan ritel Inggris dan internasional, BX dirancang untuk menghilangkan duplikasi dan menerapkan aturan manajemen risiko pascakrisis.

Pembicaraan tentang jumlah karyawan BX masih berlanjut dan Barclays bisa memutuskan untuk memberikan prioritas pada pemecatan di area lain. Jumlah karyawan dan biaya BX telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah karyawan naik menjadi sekitar 22.300 pada akhir 2022, dari 20.000 pada akhir 2017, dan sekarang menyumbang lebih dari seperempat dari total karyawan Barclays.

Saat ini, Venkat berada di bawah tekanan untuk mencari cara meningkatkan nilai buku Barclays yang merosot menjelang presentasi investor pada bulan Februari, di mana dia akan memperkenalkan strategi baru. Sejak menjabat sebagai CEO, bankir berpengalaman ini telah berjuang dengan dampak dari kesalahan perdagangan yang menyebabkan bank kehilangan ratusan juta dolar.

Pada tanggal 23 Oktober, Venkat menunjukkan bahwa Barclays akan memulai restrukturisasi lebih lanjut sebagai persiapan untuk presentasinya pada 20 Februari, yang dianggap sebagai kesempatan kunci bagi bank untuk meyakinkan pemegang saham bahwa mereka memiliki rencana untuk meningkatkan valuasinya.

Perusahaan telah bekerja sama dengan Boston Consulting Group dalam tinjauan strategi, dengan fokus pada bagian bisnis mana yang akan diinvestasikan dan mana yang harus dikurangi atau dijual.

Barclays adalah bank multinasional dan perusahaan jasa keuangan  yang berkantor pusat di London, Inggris ini merupakan salah satu bank terbesar dan terkemuka di dunia. Barclays beroperasi di berbagai bisnis perbankan, termasuk di segmen ritel, perbankan investasi, dan manajemen kekayaan (wealth management).
 
Bank ini memiliki sejarah panjang, sejak didirikan pada tahun 1690 di London. Selama bertahun-tahun, Barclays telah berkembang menjadi lembaga keuangan global dengan kehadiran signifikan di Inggris dan jangkauan internasional yang luas.