Edisi Khusus | Bulan Inklusi Keuangan

Tips Keuangan Cinta Laura, Lebih Pilih Investasi Emas Daripada Beli Tas Mewah

Katadata/Fauza Syahputra
Entertainer & Sociopreneur, Cinta Laura Kiehl menyampaikan paparan dalam Katadata SAFE 2025 "Green for Resilience" di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (10/9/2025).
30/10/2025, 07.51 WIB

Aktris sekaligus pengusaha Cinta Laura Kiehl dikenal bukan hanya karena prestasinya di dunia hiburan, tetapi juga karena pandangannya yang cerdas dalam mengelola keuangan. Ia mengaku lebih memilih berinvestasi daripada membeli barang-barang mewah bermerek atau branded.

Cinta Laura bercerita bahwa dirinya selalu belanja sesuai kebutuhan karena sejak kecil sudah diajarkan oleh sang ayah untuk menghargai uang dan memahami nilai dari setiap pengeluaran. Ia mengatakan prinsip ini membuatnya mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, sehingga tidak mudah tergoda untuk membeli sesuatu hanya demi gengsi atau gaya hidup.

Meski begitu, Cinta tidak menutup diri untuk sesekali memberi hadiah pada diri sendiri usai dirinya bekerja keras. Meskipun jarang, ia mengakui pernah membeli barang dengan harga cukup mahal sebagai bentuk apresiasi atau reward kepada diri sendiri.

For me, as long as I have enough food to eat, bisa tidur dalam rumah yang nyaman, bisa hidup sehat, dan dikelilingi orang-orang yang aku cintai, that's more than enough,” kata Cinta dikutip dalam kanal Youtube CNBC Indonesia bertajuk “Cinta Laura, Blak-Blakan Kelola Investasi & Keuangan” pada Kamis (30/10). 

Saat ditanya soal pilihan investasinya ke depan, Cinta juga dengan tegas mengaku lebih memilih logam mulia ketimbang tas bermerek. Ia menilai emas memiliki nilai yang lebih stabil dan berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang, sementara dirinya memang bukan penggemar barang-barang branded

“Logam mulia itu gold kan, gold blocks. Aku memilih logam mulia. Kebetulan aku memang bukan fan tas branded,” ujarnya.

Selain itu, terkait pandangannya dalam berinvestasi, Cinta mengaku cenderung memilih instrumen dengan risiko moderat, menyesuaikan dengan usianya saat ini. Menurutnya di usia muda masih ada ruang untuk mengambil risiko yang sedikit lebih tinggi. Namun, di masa depan, ketika prioritas hidup berubah seperti berkeluarga, ia akan beralih ke investasi berisiko rendah yang lebih stabil.

“Tapi di usia aku yang sekarang, yang juga hidup sendiri, dan bekerja untuk diri sendiri, aku setuju untuk mengambil risiko yang lebih tinggi,” ucap Cinta.

Di samping itu Cinta Laura mengaku ketika ia ingin menggunakan uangnya, Cinta selalu dibiasakan untuk melihat dari banyak perspektif termasuk apakah barang yang akan dibelinya itu bermanfaat atau tidak bagi banyak orang. 

"Enggak hanya pakaian, soal semuanya, aku orangnya hemat banget. Aku dari kecil diajari untuk melihat semuanya dari perspektif yang luas. Bukan berarti aku enggak suka barang-barang bagus. Aku guilty (merasa bersalah) kalau membeli sesuatu yang baru atau mahal," ujar Cinta dikutip dari kanal YouTube Gritte Agatha bertajuk “Cinta Laura : Daripada Beli Tas Branded Rp 30 juta, Mending Donasi ke Orang”.

Menurut Cinta daripada menghambur-hamburkan uang untuk membeli barang yang mahal, alangkah baiknya uang itu digunakan untuk membantu orang lain. Baginya, banyak masyarakat yang bisa diberi makan bahkan disekolahkan dengan uang yang digunakan untuk membeli barang mewah. 

"Misalnya tas branded Rp 30 juta. Bayangkan! Berapa keluarga atau anak yang bisa aku sekolahin dan kasih makan dengan uang Rp 30 juta? Dan aku pakai uang Rp 30 juta buat beli tas? It's not worth it (itu tidak sepadan)," sambungnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila