Barito Renewables Energy Resmi Melantai di BEI, Sahamnya Sentuh ARA

Barito Pacific
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), resmi mencatatkan perdana sahamnya pada Senin (9/10) dengan harga Rp 780 per saham.
9/10/2023, 09.39 WIB

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), resmi mencatatkan perdana sahamnya pada hari ini (9/10) dengan harga Rp 780 per saham. Pada perdagangan perdananya, saham BREN menyentuh batas atas kenaikan harga saham atau auto rejection atas (ARA). 

Berdasarkan data perdagangan sampai dengan pukul 09.15 WIB, harga saham BREN naik 25% ke level Rp 975 dari level harga penawaran umum sebesar Rp 780 per saham.

Sejak awal perdagangan saham BREN sudah berada di zona hijau. Volume saham yang diperdagangkan tercatat 18,63 juta dengan nilai transaksi Rp 18,17 miliar. Sementara itu, frekuensi perdagangannya tercatat sebanyak 3.603 kali. Lalu kapitalisasi pasarnya yaitu Rp 130,44 triliun. 

"Langkah ini menegaskan komitmen kami yang teguh untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam upayanya menuju transisi energi yang berkelanjutan," kata CEO Barito Pacific dan Komisaris Utama Barito Renewables Agus Salim Pangestu, Senin (9/10). 

Anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT) milik taipan Prajogo Pangestu itu menawarkan 4,01 miliar saham dengan harga Rp 780 per saham. Perusahaan berhasil mengumpulkan total Rp 3,13 triliun. dengan oversubscription hingga 135,2 kali. 

CEO Barito Renewables Hendra Soetjipto Tan menyampaikan IPO Barito Renewables akan membawa BREN tidak hanya terbatas pada industri panas bumi (geothermal) namun juga menuju ke teknologi terbarukan lainnya, dengan didukung oleh keunggulan operasional yang kuat. 

"Kami berharap BREN akan menarik mitra, investor, dan bakat baru dalam upaya kami untuk membantu Indonesia mencapai target energi terbarukan," tuturnya. 

Seluruh dana dari IPO setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BREN untuk setoran modal kepada Star Energy Group Holdings Pte Ltd (STAR) melalui pengambilan bagian atas saham baru yang akan diterbitkan oleh STAR.

Seluruh dana yang telah masuk sebagai setoran modal nantinya bakal digunakan STAR untuk membayar sebagian utang fasilitas B kepada Bangkok Bank Public Company Limited sekitar US$ 127,83 juta.

Selain itu, untuk memenuhi kewajiban STAR untuk pembayaran kepada Star Energy Oil and Gas Pte Ltd (SEOG) dan Barito Renewables Energy sebagai pelaksanaan dari perjanjian penunjukan dan penggantian biaya.


Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail