Dukung Pasar SBN, Bank Mandiri Raih Penghargaan dari Kemenkeu

Bank Mandiri
Penulis: Dini Hariyanti - Tim Publikasi Katadata
18/12/2023, 13.45 WIB

Bank Mandiri berhasil mendapatkan pengakuan atas prestasi di pasar surat berharga konvensional dan syariah. Perseroan meraih empat penghargaan sekaligus dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait Surat Berharga Negara (SBN).

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitra mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan bangga atas penghargaan yang diberikan Kementerian Keuangan. “Kami akan terus berinovasi dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui pasar surat berharga,” ujar Eka dalam keterangan resminya, Senin (18/12).

Empat penghargaan tersebut adalah Dealer Utama SUN dengan kinerja terbaik Tahun 2022, Dealer Utama dengan kuotasi SUN terbaik Tahun 2023, Dealer Utama SBSN dengan kinerja terbaik Tahun 2023, dan Dealer Utama SBSN dengan kinerja terbaik di pasar perdana Tahun 2023.

Penghargaan-penghargaan tersebut disampaikan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto kepada Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria di Jakarta, pada 14 Desember 2023.

Eka menjelaskan, penghargaan-penghargaan ini merupakan apresiasi atas kinerja Bank Mandiri yang unggul dalam menyerap penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Hal ini berkontribusi terhadap pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tercatat, dari total penerbitan SUN pemerintah pada 2022, Bank Mandiri berhasil menyerap sebesar Rp35,87 triliun atau 15,12 persen melalui mekanisme lelang. 

Selanjutnya, pada 2023 Bank Mandiri juga berhasil menyerap sebesar Rp30,97 triliun atau 19,12 persen dari total penerbitan SBSN di pasar perdana.

Selain menyerap emisi SBN di pasar perdana, Bank Mandiri juga turut mendukung pemerintah dalam mengembangkan aktivitas transaksi SBN di pasar sekunder dengan nilai transaksi SUN pada 2022 sebesar Rp309,09 triliun atau 6,80 persen dibandingkan dengan total volume transaksi pasar sekunder secara keseluruhan.

Sementara itu, untuk transaksi di pasar sekunder syariah, nilai transaksi SBSN sebesar Rp28,35 triliun atau 6,95 persen dibandingkan dengan total volume transaksi syariah pada 2023. Bank Mandiri juga berperan sebagai market makers di pasar sekunder dengan memberikan kuotasi harga beli-jual surat berharga yang bersaing. 

Hal tersebut dilakukan dengan mengelola portofolio surat berharga secara optimal dan memperluas jaringan nasabah. Dengan begitu dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan dalam peranannya mendorong pengembangan pasar keuangan.

Penghargaan dari Kemenkeu merupakan kelanjutan dari pencapaian positif Bank Mandiri sebagai Dealer Utama SBN dengan kinerja terbaik di pasar perdana dan sekunder sejak periode 2015.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah khususnya dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.