HM Sampoerna Kantongi Laba Rp 2,24 Triliun di Kuartal I 2024

ANTARA FOTO/Rifqi Raihan Firdaus/rwa.
Pedagang menata rokok yang dijual di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. HM Sampoerna membukuan laba bersih Rp 2,24 triliun pada kuartal pertama 2024, naik 4% secara tahunan.
26/4/2024, 14.50 WIB

Emiten produsen rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatatkan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,24 triliun pada kuartal I 2024. Perolehan tersebut naik 4% dari periode yang sama sebelumnya Rp 2,16 trilun pada 2023.  

Seiring dengan kenaikan laba, penjualan bersih perusahaan juga naik 8% menjadi Rp 29,10 triliun pada kuartal I 2024, dari periode yang sama sebelumnya membukukan Rp 26,96 triliun pada 2023.

Berdasarkan laporan keuangannya, pasar domestik masih menjadi penyokong utama pendapatan rokok perusahaan, mencapai total Rp 28,80 triliun, sementara ekspor berkontribusi sebesar Rp 301,19 miliar. Secara rinci, ssigaret kretek mesin mencatatkan Rp 17,28 triliun, sigaret kretek tangan Rp 9,1 triliun, sigaret putih mesin Rp 1,86 triliun, sigaret putih tangan Rp 217,61 miliar, dan lainnya memb ubukan Rp 335,31 miliar. 

Kemudian penjualan bersih pihak berelasi segmen ekspor HMSP naik 62% menjadi Rp 205,62 miliar dari periode yang sama sebelumnya Rp 127,29 miliar pada 2023. Kemudian penjualan lainnya juga terkerek 29% menjadi Rp 95,56 miliar dari periode sebelumnya membukukan Rp 74,11 miliar.

Di samping itu, beban pokok perseroan membengkak seiring dengan penambahan penjualan pita cukai sebesar Rp 17,20 triliun. Sementara biaya produksi HMSP sebesar Rp 4,6 triliun. Dengan demikian total beban pokok penjualan rokok mencapai Rp 24,34 triliun. 

Namun demikian, HMSP mampu memangkas ongkos penjualan tipis menjadi Rp1,49 triliun, dari semula Rp1,58 triliun.

Hingga 31 Maret 2024, dari sisi neraca jumlah aset HMSP tumbuh tipis menjadi Rp 55,8 triliun dari periode sebelumnya membukukan Rp 55,31 triliun pada 2023. Hal itu juga sejalan dengan jumlah ekuitas yang tumbuh 8% year to date menjadi Rp 32,13 triliun.

Sedangkan utang atau liabilitas turun 7% year to date menjadi Rp 23,66 triliun. Dengan demikian, pada kuartal I 2024 ini HMSP menggenggam kas dan setara kas senilai Rp 5,09 triliun.

Pada Jumat ini, harga saham HMSP terpantau mengalami pelemahan 0,59% ke level Rp 835 setiap sahamnya. Nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 97,13 triliun.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila