Kala Prabowo Tuntut Ketegasan CEO Danantara Capai RoA 7% Tahun Ini

YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di World Economic Forum atau WEF 2026.
Penulis: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy
13/2/2026, 18.19 WIB

Presiden Prabowo Subianto menuntut Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (CEO Danantara), Rosan P Roeslani, agar dapat menghasilkan return on asset atau RoA sebesar 7%. Hal itu disampaikan kepala negara dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2).

“Saya menuntut return on asset ya 7% lah,” kata Prabowo dalam acara IEO 2026, Jumat (13/2).

Merespons tuntutan presiden tersebut, Rosan tampak hanya menyunggingkan senyum, sehingga Prabowo menanyakan kesanggupannya. “Kenapa senyum? Kepala Danantara bisa?,” tanya Prabowo yang dijawab "siap" oleh Rosan.

Presiden bahkan sampai menanyakan kesiapan Rosan sebanyak dua kali. Hal itu dilakukannya lantaran jawaban bos Danantara itu dinilai tidak tegas. “Kok siapnya kurang tegas itu ya? 'Siap!' gitu lho,” kata Prabowo dengan suara yang lebih keras.

Rosan kemudian menjawab dengan suara tegas. “Siap!,” katanya.

RoA adalah rasio profitabilitas yang mengukur efisiensi perusahaan dalam menggunakan total aset untuk menghasilkan laba bersih. Semakin tinggi nilainya, semakin efektif manajemen dalam mengelola aset yang dimiliki.

Prabowo mengakui target RoA 7% tergolong tinggi. Namun, menurut dia, penetapan target yang ambisius diperlukan agar realisasi kinerja tidak jauh di bawah ekspektasi.

Di sisi lain, Prabowo mengapresiasi kinerja Danantara di bawah kepemimpinan Rosan. Ia menyebut hasil efisiensi anggaran negara meningkat dalam waktu kurang dari satu tahun.

“Saya dapat laporan sementara, hasil daripada efisiensi Saudara, reformasi Saudara, sudah melahirkan hasil empat kali lipat daripada Tahun 2024. Ini luar biasa, tapi harus terus dikejar,” ujarnya. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri