IPO RANS Milik Raffi Tebar 2,5 Miliar Saham, Potensi Jadi Jalan Exit Pengendali?

RANS Entertainment
RANS Entertainment adalah perusahaan hiburan dan gaya hidup terintegrasi yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
23/6/2026, 15.45 WIB

Langkah PT RANS Entertainmen Indonesia menuju pasar modal menarik perhatian investor. Perusahaan media dan hiburan milik pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yaitu PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk bersiap melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan kode ticker RANS pada Jumat 10 Juli 2026.

RANS berencana menawarkan 2,25 miliar saham dalam initial public offering (IPO) atau setara 20,02% dari modal ditempatkan. Saham tersebut ditawarkan di kisaran harga Rp 135–Rp 170 per saham.

Di tengah rencana IPO, muncul perbincangan mengenai prospek RANS yang kini tengah berjalan yang dikaitkan dengan potensi menjadi jalan keluar atau exit liquidity para pemegang saham perusahaan. Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama menyampaikan pendapat. Menurut dia IPO RANS belum dapat serta-merta dianggap sebagai exit liquidity, apalagi dikaitkan dengan dugaan pencucian uang. 

Menurutnya, penilaian tersebut terlalu jauh selama belum terdapat temuan hukum maupun informasi yang mengarah ke hal tersebut. Ia juga menyebut investor sebaiknya menilai IPO dari aspek struktur penawaran, valuasi, penggunaan dana hasil emisi, hingga fundamental perusahaan.

Elandry menambahkan fokus utama saat ini seharusnya melihat transparansi, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, dan kewajaran valuasi emiten. Di sisi lain, kuatnya brand RANS dinilai dapat menjadi daya tarik bagi investor ritel dan berpotensi mendukung pergerakan saham yang positif dalam jangka pendek.

“Brand yang kuat biasanya membantu membentuk market sentiment dan menarik trading interest pada fase awal IPO,” kata Elandry kepada Katadata.co.id, Selasa (23/4). 

Perbincangan mengenai potensi exit strategi muncul lantaran bisnis pasangan artis itu ada yang tidak lagi berjalan. Salah satunya pusat kuliner RANS Nusantara Hebat di BSD, Tangerang, resmi berhenti beroperasi sejak 28 Februari 2025. 

“Sahabat Rans Nusantara Hebat, kami ingin menginformasikan bahwa Rans Nusantara Hebat akan berhenti beroperasi sementara mulai 28 Februari 2025,” tulis akun rans nusantara hebat di instagram, pada Februari 2025 lalu. 

RANS Nusantara Hebat merupakan bisnis kuliner milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Mereka berkolaborasi dengan GK Hebat, perusahaan rintisan putra bungsu Presiden RI ketujuh, Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep bersama mitranya Anthony Pradiptya.  

Tidak hanya Raffi dan Kaesang, terbentuknya kawasan kuliner ini juga melibatkan Sinar Mas Land, yang merupakan pengembang kawasan BSD City. Peletakan batu pertama proyek ini telah dilakukan pada 31 Mei 2023.

Menanggapi perbincangan soal potensi exit liquidity, 

Jejak Pemegang Saham RANS

Merujuk prospektus ringkas IPO RANS, ada sederet nama besar yang menjadi pemegang saham RANS. Sebelum IPO, kepemilikan saham RANS didominasi oleh pendiri perusahaan yaitu Raffi Ahmad. Dia menguasai 7,935 miliar saham atau 78,68%.

Pemegang saham terbesar kedua adalah anak usaha Grup Emtek yaitu PT Indonesia Entertainment Grup dengan kepemilikan 911,5 juta saham atau 9,04%. Yang menarik lainnya adalah Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria memiliki 345,25 juta saham atau setara 3,42%. 

Diketahui Dony adalah paman dari Nagita Slavina dari jalur keluarga ibunya yaitu Rieta Amilia. Selain ikatan keluarga, Dony juga dikenal memiliki peran sebagai salah satu pendiri (co-founder) perusahaan RANS.

Selain itu, anak bungsu Mantan Presiden RI Joko Widodo yaitu Kaesang Pangarep menggenggam 115,25 juta saham atau 1,14% saham RANS.

Pemilik SahamSebelum IPOSetelah IPO
Jumlah SahamPersentaseJumlah SahamPersentase
Raffi Farid Ahmad7.935.000.00078,68%7.935.000.00062,93%
PT Indonesia Entertainmen Grup911.500.0009,04%911.500.0007,23%
Soultan Ariq Rachman345.500.0003,43%345.500.0002,74%
Dony Oskaria345.250.0003,42%345.250.0002,74%
Sutanto Hartono144.000.0001,43%144.000.0001,14%
Nagita Slavina Mariana Tengker124.750.0001,24%124.750.0000,99%
Kaesang Pangarep115.250.0001,14%115.250.0000,91%
Hikmat Janika86.250.0000,86%86.250.0000,68%
PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi76.750.0000,86%76.750.0000,61%
Kepemilikan mayarakat dibawah 5%  2.525.000.00020,02%

Sumber: prospektus perusahaan

Rencana Usai IPO

Apabila menilik rencana usai IPO, RANS berencana menggunakan dana segar itu untuk berbagai kebutuhan strategis perusahaan. Sebagian dana, yakni sekitar 6,98% akan digunakan untuk pelunasan dipercepat pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Selain itu, sekitar 18,64% dialokasikan untuk belanja modal pembangunan wahana bermain dan edukasi Cipungland yang menjadi salah satu proyek pengembangan bisnis.

Porsi terbesar lainnya, yakni sekitar 37,61%, akan digunakan sebagai modal kerja untuk penyelenggaraan konser yang menghadirkan artis lokal maupun internasional di berbagai kota di Indonesia. Di sisi lain, sekitar 8,15% dana IPO akan dipakai untuk mendirikan perusahaan patungan bersama PT Feedloop Global Teknologi dalam rangka pengembangan bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kemudian, sekitar 19,80% dialokasikan untuk mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina). Adapun sisa dana yang ada akan disetorkan sebagai tambahan modal kepada entitas anak RNS demi mendukung pengembangan usaha sekaligus memperluas jaringan bisnis perusahaan.

Kebijakan Dividen 35% dari Laba

Setelah IPO, RANS berencana membagikan dividen tunai dengan rasio maksimal 35% dari laba bersih, setelah memperhitungkan penyisihan cadangan wajib mulai tahun buku 2026.

Besaran dividen akan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan mempertimbangkan kondisi keuangan serta kebutuhan ekspansi Perseroan. 

“Seluruh saham biasa atas nama yang telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk saham biasa atas nama yang ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, mempunyai hak yang sama dan sederajat termasuk hak atas pembagian dividen,” tulis manajemen RANS.

Manajemen RANS dan Jadwal IPO

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Darwin Cyril Noerhadi
  • Komisaris Independen:Ambono Janurianto

Direksi

  • Direktur Utama: Nagita Slavina Mariana Tengker
  • Direktur: Grandy Prajayakti
  • Direktur: Abrar
  • Direktur: Rumunggu Yokonapita

Jadwal IPO

  • Masa Penawaran Awal: 23 – 25 Juni 2026 
  • Perkiraan Tanggal Efektif: 30 Juni 2026 
  • Perkiraan Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 2 – 8 Juli 2026 
  • Perkiraan Tanggal Penjatahan: 8 Juli 2026 
  • Perkiraan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik: 9 Juli 2026 
  • Perkiraan Tanggal Pencatatan Pada PT Bursa Efek Indonesia: 10 Juli 2026



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila