Sinergi bank bjb dan Pemkab Tegal Hadirkan Literasi Keuangan bagi LPK dan BKK
bank bjb memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program literasi dan inklusi keuangan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Disperintransnaker) Kabupaten Tegal dalam kegiatan pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Bursa Kerja Khusus (BKK), serta edukasi literasi keuangan bagi pengelola lembaga ketenagakerjaan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Disperintransnaker Kabupaten Tegal pada 16 Juli 2026 itu mengusung tema “Optimalisasi LPK/BKK dan Literasi Keuangan: Mewujudkan Tenaga Kerja Tegal Kompeten dan Terlindungi.” Pesertanya terdiri dari pengelola dan pimpinan LPK serta pengelola Bursa Kerja Khusus di SMK dan perguruan tinggi se-Kabupaten Tegal.
Kolaborasi tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kelembagaan LPK dan BKK sekaligus meningkatkan pemahaman keuangan para calon tenaga kerja. Pendekatan ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan dunia kerja terhadap tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan secara bijak.
Dalam sambutannya, Kepala Disperintransnaker Kabupaten Tegal, Supriyadi menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi LPK dan BKK agar mampu menghasilkan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar kerja. Selain itu, lembaga tersebut juga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada calon tenaga kerja dan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) mengenai pemanfaatan layanan remitansi resmi serta pentingnya menjaga rekam jejak kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan, Zainal Arifin, Penata Perizinan Ahli Pertama DPMPTSP Diyan Safar Triyanto, Pemimpin Cabang bank bjb Tegal Maruli Ompusunggu, jajaran Manager UMKM bank bjb, Divisi Internasional bank bjb, serta perwakilan LPK dan BKK dari berbagai wilayah di Kabupaten Tegal.
Pada sesi edukasi, bank bjb memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan SLIK, hingga pengenalan layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya. Materi tersebut ditujukan agar pengelola LPK dan BKK dapat menjadi agen edukasi keuangan di lingkungan masing-masing.
Selain itu, bank bjb memperkenalkan layanan bjb Remittance sebagai sarana pengiriman uang resmi bagi pekerja migran Indonesia dan keluarganya. Peserta juga mendapatkan informasi mengenai Kredit Usaha Rakyat Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI), yang dapat dimanfaatkan sebagai akses pembiayaan produktif setelah kembali bekerja atau saat memulai usaha.
Bank pembangunan daerah itu juga mengenalkan program bjb BISA (DPLK) sebagai instrumen perencanaan keuangan jangka panjang melalui dana pensiun. Melalui edukasi tersebut, peserta diharapkan dapat membantu calon pencari kerja dan CPMI memahami risiko investasi ilegal, pinjaman daring ilegal, serta praktik remitansi nonresmi.
Pemimpin Cabang bank bjb Tegal, Maruli Ompusunggu mengatakan, literasi keuangan memiliki peran penting dalam melindungi masyarakat dari berbagai risiko finansial.
“Literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola keuangan, tetapi juga menjadi instrumen perlindungan masyarakat dari berbagai risiko finansial. Melalui kolaborasi ini, bank bjb berharap para pengelola LPK dan BKK dapat menjadi perpanjangan tangan dalam memberikan edukasi kepada para pencari kerja dan Calon Pekerja Migran Indonesia sehingga mereka lebih siap dan sejahtera secara finansial,” ujar Maruli.
Melalui kerja sama tersebut, bank bjb berharap pengetahuan yang diberikan kepada pengelola LPK dan BKK dapat diteruskan kepada ribuan peserta pelatihan, lulusan, dan calon pekerja migran di Kabupaten Tegal. Dengan demikian, edukasi yang diberikan tidak berhenti pada peserta yang hadir, tetapi dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan layanan keuangan formal.
Menurut bank bjb, akses terhadap layanan keuangan yang mudah dan terpercaya dapat mendukung produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, perseroan terus mendorong pemanfaatan berbagai layanan yang dimiliki, mulai dari tabungan, pembiayaan, layanan transaksi internasional, remitansi, hingga program dana pensiun.
Ke depan, bank bjb menyatakan akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung peningkatan literasi keuangan serta menciptakan tenaga kerja Indonesia yang lebih kompeten dan terlindungi secara finansial.
Informasi lebih lanjut mengenai bank bjb dapat diperoleh melalui website resmi bank bjb www.bankbjb.co.id, kanal media sosial resmi bank bjb, serta layanan bjb Call 14049. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).