Danantara Disebut Bakal Buka Kantor Investasi di Hong Kong
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara Indonesia berencana membuka kantor investasi di Hong Kong. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya Danantara memperluas alokasi investasinya di dalam dan luar negeri.
Mengutip Bloomberg, berdasarkan catatan registrasi perusahaan, Danantara telah mendaftarkan anak usaha di bidang holding dan keuangan di Hong Kong. Tak hanya itu, Danantara Investment Holding Hong Kong disebut sudah tercatat berdiri pada 23 Maret lalu.
“Danantara kini sedang mencari profesional investasi untuk tim di Hong Kong dan masih mencari ruang kantor di kota tersebut,” kata sumber Bloomberg, dikutip pada Jumat (2/10).
Saat dikonfirmasi media asing itu, perwakilan Danantara enggan merespons. Kendati demikian, eksekutif yang berbasis di Hong Kong, Sisi Liu, memimpin investasi Danantara untuk wilayah Greater China dan Asia Utara. Berdasarkan profil LinkedIn Liu, dia memiliki fokus pada sejumlah sektor seperti kecerdasan buatan, robotika, dan manufaktur canggih.
Danantara didirikan pada 2025 sebagai dana kekayaan negara kedua Indonesia setelah INA (Indonesia Investment Authority). Danantara mengawasi ratusan badan usaha milik negara (BUMN) dan mengelola aset yang diperkirakan mencapai US$ 900 miliar.
Kepala Investasi (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, pada Agustus lalu mengatakan bahwa Danantara menyiapkan alokasi investasi pertamanya kepada manajer dana lindung nilai pada akhir tahun ini. Langkah tersebut bagian dari upaya mendiversifikasi portofolio investasi.
Danantara juga telah memberikan mandat investasi kredit swasta senilai US$ 1 miliar kepada manajer aset asal Swiss, Partners Group.
Di sisi lain, Danantara sepakat menginvestasikan US$ 2,5 miliar dalam usaha patungan yang mengelola operasi perusahaan pengolahan daging JBS NV di Australia dan Selandia Baru.