Kemenkeu Tak akan Cari Utang Akhir Tahun Ini untuk APBN 2020

Arief Kamaludin | Katadata
Ilustrasi. Pemerintah memastikan tak akan menarik utang di akhir tahun ini untuk mendanai belanja awal tahun depan (prefunding).
30/10/2019, 06.30 WIB

Pemerintah memastikan tak akan melakukan penarikan utang di akhir tahun ini untuk mendanai anggaran awal tahun depan atau prefunding, Rencananya, belanja pemerintah di awal tahun depan akan dibiayai menggunakan saldo anggaran lebih (SAL). 

"Kita masih punya SAL yang mencukupi dan dapat dipakai di awal tahun depan," ujar Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani di Jakarta, Selasa (29/10).

SAL adalah akumulasi neto dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) dan sisa kurang pembiayaan anggaran tahun-tahun lalu dan tahun anggaran yang bersangkutan setelah ditutup, ditambah atau dikurangi dengan koreksi pembukuan. SAL dapat berfungsi sebagai cadangan fiskal.

(Baca: Kemenkeu: Defisit Anggaran Tahun Ini Diperkirakan Melebar Hingga 2,2%)

Dalam APBN 2020, pemerintah menganggarkan pembiayaan dari SAL sebesar Rp 25 triliun, naik dibandingkan tahun ini Rp 15 triliun. 

Askolani menambahkan, pemerintah juga belum memiliki rencana untuk melakukan penarikan utang lebih besar di awal tahun atau front loading. Sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah kerap melakukan strategi front loading dalam penarikan utang dengan melihat situasi pasar.

Halaman:
Reporter: Agatha Olivia Victoria