Darmin Targetkan Paket Kebijakan Ekonomi XV Keluar Akhir Januari

Arief Kamaludin|KATADATA
Pusat Logistik ini diyakini bisa memindahkan gudang atau tempat penimbunan barang impor maupun lokal yang sebelumnya berada di negara tetangga ke Indonesia.
19/1/2017, 15.49 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menargetkan paket kebijakan ekonomi XV akan dikeluarkan pada akhir bulan ini. Saat ini pemerintah masih berdiskusi dengan berbagai pihak.

"Kita mau kejar akhir bulan ini, karena bukan hanya diskusi tapi perlu diteliti," katanya usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Kamis (19/1).

Paket kebijakan ekonomi XV rencananya akan terkait sektor logistik serta perizinan Indonesia National Single Window (INSW). Namun, Darmin enggan member penjelasan lebih jauh. "Tidak ada yang bisa saya jelaskan panjang lebar," kata Darmin.

(Baca juga:  2016, Pemerintah Terima 116 Aduan Terkait Paket Kebijakan)

Sementara kalangan industri justru bersemangat menyampaikan berbagai usulan terkait rencana paket kebijakan ini. Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers (Inaca) Tengku Burhanuddin misalnya, mengusulkan agar pemerintah memangkas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di dunia penerbangan.

Ia mencontohkan adanya PNBP throughout fee. Meski PNBP itu dibebankan pada PT Pertamina (Persero) sebagai distributor avtur di bandara, namun akhirnya maskapai jugayang membayarnya. "Jadi ini yang membuat bisnis kita high cost," katanya.

Sedangkan pengamat transportasi Danang Parikesit mengatakan usulan berikutnya adalah adanya suatu lembaga baru yang khusus mengurus sektor logistik. "Apalagi dengan adanya deregulasi maka perlu suatu kelembagaan yang juga kuat," katanya.

(Baca juga: Jokowi Akan Fokus Beri Bantuan Hukum pada Rakyat Miskin)

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Perhubungan Carmelita Hartoto semua masukakn tersebut akan disampaikan dalam rapat di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dirinya berharap pemerintah dapat memasukkan masukan pengusaha logistik dan transportasi ini di dalam draft paket kebijakan XV.

Reporter: Ameidyo Daud Nasution