Pangkas Anggaran, Pemerintah Tambah Alokasi Dana untuk Lahan

Arief Kamaludin|KATADATA
Sofyan Djalil -------------- AriefKamaludin|KATADATA
Penulis: Safrezi Fitra
12/2/2016, 18.20 WIB

KATADATA - Pemerintah akan memangkas anggaran program-program yang tidak tepat sasaran untuk dialokasikan program pembangunan infrastruktur. Terutama untuk menunjang anggaran pembebasan lahan pada proyek infrastruktur prioritas.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sofyan Djalil mengatakan penyediaan lahan merupakan salah satu aspek terpenting dalam pembangunan infrastruktur. Perlu ada anggaran lebih untuk memfasilitasi penyediaan lahan tersebut.

Bappenas menargetkan mulai tahun ini sudah ada pengalokasian dana untuk pembebasan lahan, dimulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. “Sehingga nantinya 2017 alokasi (anggaran) untuk penyediaan lahan akan semakin banyak,” kata Sofyan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (12/2). (Baca: Jokowi: Rencana Kerja 2017 Harus Berubah Total)

Nantinya, setiap kementerian dan lembaga (K/L) akan diminta untuk menjelaskan setiap program yang diajukan beserta fungsi dan tujuan dari anggarannya. Jika programnya dirasa kurang bisa memberikan manfaat bagi rakyat, maka programnya tidak akan disetujui. Anggarannya akan dialokasikan pada program lain yang lebih prioritas.

Pemangkasan anggaran ini hanya dilakukan untuk program setiap kementerian dan lembaga. Sofyan memastikan tidak ada anggaran belanja pegawai yang terpotong dari pemindahan alokasi anggaran ini. Hanya belanja modal yang belum prioritas saja yang akan digunakan untuk mendanai program yang lebih bermanfaat.

Pemerintah sempat berjanji akan menambah anggaran dana untuk proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera sekitar Rp 1,2 triliun. Dana itu akan digunakan untuk membiayai pembebasan lahan proyek tersebut.

Komitmen penambahan anggaran itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat meninjau perkembangan pembangunan tol Trans Sumatera di Provinsi Lampung, Kamis (11/2). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Lampung Ridho Ficardo mengeluhkan minimnya anggaran pembebasan lahan di wilayahnya. 

“Kami akan siapkan Rp 1,2 triliun untuk (pembebasan lahan) di Lampung,” kata Jokowi. Untuk membahas tambahan anggaran itu, Presiden berencana menggelar rapat kabinet. (Baca: Kemenhub Alokasikan Anggaran Transportasi Terbesar Bagi Jawa Barat)

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Hediyanto Husaini mengatakan, hingga saat ini total lahan tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang telah dibebaskan mencapai 45 kilometer (km) dari total 140 km dalam delapan bulan terakhir.

Dia menargetkan seluruh pembebasan lahan rampung pada September tahun ini. “Kami juga bersyukur masyarakat sekitar cukup kooperatif,” katanya.

Reporter: Ameidyo Daud Nasution