Gandeng Korsel, IKN Nusantara Akan Punya Transportasi Tanpa Pengemudi

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono (kanan) dan Founding Chairman Jagat Wishnutama Kusubandio melihat layar yang menampilkan dunia virtual Jagat Nusantara saat peluncurannya di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (28/10/2022). Jagat Nusantara merupakan platform dunia virtual pertama di Indonesia yang terhubung dengan kota nyata yakni IKN.
Penulis: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
11/11/2022, 22.18 WIB

Ibu Kota Negara baru atau IKN Nusantara akan difasilitasi moda transportasi dan logistik dengan teknologi tanpa pengemudi. Hal ini akan diwujudkan dengan rencana penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan sebuah perusahaan asal Korea Selatan.

Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono mengatakan, penyediaan teknologi terkini ini diharapkan dapat menarik masyarakat tinggal di IKN Nusantara. Fasilitas tersebut akan meningkatkan kualitas hidup warga IKN Nusantara.

"Jadi bayangkan, ini kota dengan standar 2045. Saat itu akan banyak drone logistik seperti yang digunakan Amazon dan area mobilitas tanpa pengendara," kata Bambang dalam Bloomberg CEO Forum, Jumat (11/11).  

Bambang menyebutkan moda transportasi pengemudi, antara lain akan menghubungkan IKN Nusantara, Balikpapan, dan Samarinda. Ia menilai, fasilitas ini dapat meningkatkan kebahagiaan masyarakat di IKN Nusantara.

Bambang ingin IKN memiliki indeks kebahagiaan warga yang tinggi. Untuk itu, menurut dia, akan ada petugas yang menyurvei respons masyarakat selama tinggal di IKN Nusantara sebagai bahan evaluasi untuk menciptakan kota yang nyaman. 

"Saya sudah berbicara dengan Ambassador Finlandia, karena kami mau mencontoh Finlandia terkait keberhasilannya di indeks kebahagiaan. Negara yang paling bahagia di dunia menurut indeks kebahagiaan adalah Finlandia," kata

Populasi Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara ditaksir akan mencapai 1,7 juta - 1,9 juta orang pada 2025. Jumlah tersebut dinilai sesuai dengan kapasitas tampung IKN Nusantara saat itu.

Ia menargetkan, 80% mobilitas masyarakat di IKN akan menggunakan transportasi umum. Namun, dia memastikan, waktu tempuh menggunakan transportasi umum untuk menuju sudut-sudut IKN hanya membutuhkan 10 menit. Selain itu, menurut dia, IKN akan memiliki jalur pejalan kaki yang menghubungkan seluruh sudut IKN.



Reporter: Andi M. Arief