BPS: Oktober 2023, Tiga Komoditas Unggulan Ekspor Naik Secara Bulanan

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/7/2023).
Penulis: Zahwa Madjid
Editor: Sorta Tobing
15/11/2023, 18.16 WIB

Badan Pusat Statistik mencatat kenaikan kinerja komoditas ekspor unggulan Indonesia di Oktober 2023. Ketiga komoditas ini adalah batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), serta besi dan baja.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyebut ketiga komoditas unggulan tersebut memberikan kontribusi sebesar 34,03% dari total ekspor nonmigas indonesia. Secara bulanan, ekspor Indonesia naik 6,76% mencapai US$ 22,5 miliar.

“Pada Oktober nilai ekspor Indonesia untuk komoditas unggulan mengalami kenaikan secara bulanan karena volume ekspor yang meningkat,” kata Pudji dalam konferensi pers Rabu (15/11).

Secara rinci, batu bara berkontribusi sebesar 13,16% pada ekspor Oktober 2023 dengan nilai US$ 2,73 miliar atau meningkat 24,11% secara bulanan (month-to-month/mom). Hal ini terjadi akibat peningkatan volume ekspor sebesar 18,21%. Namun, turun 38,03% secara tahunan atau year-on-year.

Untuk komoditas ekspor minyak kelapa sawit atau CPO memberikan kontribusi 9,08% pada ekspor Oktober 2023 dengan nilai US$ 1,89 miliar. Angka ini naik  2,59% secara bulanan akibat volume ekspor yang naik 6,84%. Namun secara tahunan, nilai ekspor CPO turun 33,77%.

Komoditas besi dan baja juga mengalami peningkatan secara bulanan 5,76% atau sekitar US$ 2,45 miliar pada Oktober 2023. Tak hanya itu, secara tahunan ekspor besi dan baja juga meningkat 6,65%.

Komoditas tersebut, memberikan kontribusi sebesar 11,79% pada peningkatan ekspor Oktober 2023 Tanah Air. “Kenaikan nilai ekspor komoditas besi dan baja  baik secara bulanan maupun secara tahunan juga didorong oleh peningkatan volume ekspor,” ujar Pudji.

Reporter: Zahwa Madjid