Biaya QRIS di RS, Transportasi Umum, dan Tempat Wisata Gratis per 14 Maret 2025

ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/Spt.
Pedagang menyiapkan pesanan pembeli di gerobaknya yang menyediakan pembayaran menggunakan Kode Respons Cepat Standar Indonesia (QRIS) di Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2025).
Penulis: Rahayu Subekti
Editor: Sorta Tobing
19/2/2025, 18.09 WIB

Bank Indonesia atau BI akan menggratiskan biaya layanan transaksi melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) kepada pemilik usaha di beberapa sektor. Khususnya sektor publik dan badan layanan umum atau BLU.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta layanan umum itu termasuk rumah sakit, transportasi (MRT, KRL, dan Damri), tempat wisata. "Termasuk layanan pendidikan di Pos Indonesia dan pengelolaan dana pendidikan lainnya," ucapnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu (19/2). 

Biaya diskon di level pedagang atau merchant discount rate (MDR) QRIS itu gratis karena akan diturunkan dari sebelumnya 0,4% menjadi 0% per 14 Maret 2025. Ini berlaku untuk biaya QRIS dengan kriteria BLU dan kewajiban pelayanan publik (public service obligation/PSO).

"Ini merupakan bentuk keberpihakan Bank Indonesia untuk mendukung program pemerintah khususnya untuk meningkatkan atau perbaikan layanan umum," ujar Filianingsih.

BI mencatat saat ini volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS tetap tumbuh pesat. Per Januari 2025, transaksi QRIS tercatat tumbuh sebesar 170,1% secara tahunan didukung peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti