Rupiah Melemah Makin Dalam, Investor Khawatir Usai Sri Mulyani Tak Jadi Menkeu

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) bersama pejabat lama Sri Mulyani Indrawati (kiri) menyapa wartawan usai serah terima jabatan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (9/9/2025). Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9).
9/9/2025, 18.07 WIB

Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS. Hal ini imbas pencopotan Sri Mulyani Indrawati dari posisinya sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).

Hari ini menjadi momen terakhir Sri Mulyani berada di Kemenkeu untuk melaksanakan serah terima jabatan kepada Purbaya Yudhi Sadewo. Rupiah pun ditutup melemah pada level Rp 16.482 per dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, level ini turun 172 poin atau melemah 1,05% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pencopotan Sri Mulyani memicu kekhawatiran investor global atas arah fiskal Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto.

“Pencopotannya secara mendadak pada Senin malam (8/9) justru semakin mengejutkan pasar,” kata Ibrahim, Selasa (9/9).

Ibrahim menilai, Sri Mulyani merupakan simbol stabilitas dan kepastian bagi investor domestik. Ia menyebut, Sri Mulyani merupakan jangkar sentimen investor berkat pengalaman dan rekam jejaknya di berbagai krisis mulai dari anjloknya rupiah pada 2018 hingga pandemi Covid-19.

“Dia selalu tampil sebagai figur yang menenangkan pasar. Oleh karena itu, kepergiannya kali ini dinilai berpotensi mengguncang kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia,” ujar Ibrahim.

Ibrahim mengatakan pasar langsung bereaksi negatif terhadap reshuffle kabinet Prabowo kemarin. Hal ini terbukti dari arus keluar modal asing atau capital outflow dari saham mencapai US$ 254 juta hanya dalam empat hari pertama September 2025 dengan obligasi mencatat penjualan lebih besar.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong juga pada pagi ini sudah mewanti-wanti pelemahan rupiah. Hal ini sebagai dampak pencopotan Sri Mulyani dari posisinya sebagai Menteri Keuangan.

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS oleh penggantian Menkeu Ibu Sri Mulyani yang direspon negatif oleh investor,” kata Lukman.

Lukman pun memproyeksikan rupiah pada hari ini melemah dan hanya berada di kisaran Rp 16.350 per dolar AS hingga Rp 16.500 per dolar AS.

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti