Ekonomi RI Tumbuh Melambat di 5,04%, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penggerak Utama
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 mencapai 5,04% secara tahunan (yoy). Angka ini menunjukkan perlambatan dibandingkan kuartal II 2025 yang tumbuh 5,12% yoy.
Pertumbuhan ekonomi sepanjang Januari hingga September 2025 tercatat 5,01%. Hal ini menunjukkan tren perlambatan kuartalan.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia ini secara kuartalan sejalan dengan pola musiman,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11).
Ia menambahkan, pada kuartal III pertumbuhan selalu lebih rendah dibandingkan kuartal II.
Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong Utama
Meski melambat, konsumsi rumah tangga tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi pada periode ini. Pada triwulan III 2025, konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 2,54%.
BPS mencatat konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2025 tumbuh 4,89%, sedikit menurun dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh 4,97%. Kontribusinya terhadap PDB juga melemah dari 2,64% pada kuartal II.
Sementara itu, belanja pemerintah menunjukkan perbaikan. Pada kuartal III 2025, belanja pemerintah tumbuh 5,49% dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 7,17%. Kinerja ini membaik dibandingkan kuartal II 2025 yang masih terkontraksi 0,33% dengan kontribusi 6,93% terhadap PDB.