Harga Cabai hingga Tiket Pesawat Turun, BPS Catat Deflasi 0,15% pada Januari
Badan Pusat Statistik mencatat indeks harga konsumen pada Januari 2025 mengalami deflasi sebesar 0,15% secara bulanan atau month to month. Deflasi terjadi seiring harga cabai merah, bawang merah, hingga tiket pesawat yang turun pada bulan lalu dibandingkan Desember 2025.
"Komoditas yang dominan mendorong deflasi adalah pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, terutama cabai merah," ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers, Senin (2/2).
BPS mencatat kelompok tersebut memiliki andil deflasi secara keseluruhan mencapai 0,3%. Selain itu, terdapat kelompok transportasi dengan andil sebesar 0,05. Sedangkan kelompok lainnya mencatatkan andil inflasi.
Berdasarkan komoditasnya, cabai merah memiliki andil deflasi sebesar 0,16% cabai rawit sebesar 0,08%, dan bawang merah sebesar 0,07%. Daging ayam ras juga menyumbang deflasi sebesar 0,05% dan telur ayam ras memberikan andil sebesar 0,03%.
Komoditas lain yang memberikan andil deflasi adalah bensin dan tarif angkutan udara masing-masing sebesar 0,03%.
Di sisi lain, terdapat beberapa komoditas yang memberikan andil inflasi, yakni emas perhiasan sebesar 0,16%. Selain itu, ikan segar andil memberikan andil inflasi 0,06% dan tomat 0,02%.
BPS mencatat inflasi tahunan pada Januari 2026 mencapai 3,55%, sedangkan inflasi tahun kalender juga masih mencatatkan deflasi 0,15%.
Berdasarkan komponennya, deflasi bulanan pada Januari 2026 dicatatkan oleh kelompok harga yang bergejolak yang mencapai 1,96% dengan andil 0,33%. Kelompok harga yang diatur pemerintah juga mengalami deflasi 0,32% dengan andil 0,06%, sedangkan kelompok inti mengalami inflasi sebesar 0,37% dengan andil 0,24%.