Tepis Isu Diangkat Jadi Ketua OJK, Misbakhun Fokus Tugas Ketua Komisi XI
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun merespons santai kabar yang menyebut namanya masuk bursa calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hingga saat ini, ia menyatakan masih fokus menjalankan penugasan partai sebagai pimpinan komisi yang membidangi sektor keuangan dan perbankan tersebut.
“Saya belum tahu. Sampai saat ini tugas partai saya, saya adalah Ketua Komisi XI,” kata Misbakhun saat ditanya mengenai peluang menjadi Ketua OJK di DPR, Rabu (4/2).
Saat dikonfirmasi apakah sudah ada komunikasi dengan panitia seleksi (pansel) OJK, politisi Partai Golkar itu juga membantah adanya pembicaraan.
“Tugas dari partai, Ketua Umum saya, menugaskan saya Ketua Komisi XI,” ujarnya.
Ia pun enggan berspekulasi jika nantinya mendapatkan penugasan baru di OJK. “Saya tidak berandai-andai,” katanya.
Calon Kuat Ketua OJK Tanpa Mekanisme Pansel
Nama Misbakhun sebelumnya disebut-sebut sebagai kandidat kuat Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru. Berdasarkan informasi yang dihimpun Katadata.co.id dari dua sumber di level tinggi, Misbakhun dikabarkan berpeluang menduduki kursi tersebut tanpa melalui mekanisme pemilihan panitia seleksi.
“Ketua Komisi XI mau jadi Ketua OJK,” kata salah satu sumber tersebut.
Kursi Ketua Dewan Komisioner OJK saat ini kosong setelah Mahendra Siregar mengundurkan diri. Pengunduran diri itu terjadi setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat anjlok selama dua hari berturut-turut dengan penurunan hingga 8%.
Sebagai pengganti sementara, OJK menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Pejabat yang akrab disapa Kiki itu sebelumnya menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen. Penunjukan tersebut bersifat sementara hingga ditetapkan ketua definitif.
Misbakhun adalah politisi Golkar yang saat ini menjabat Ketua Komisi XI DPR periode 2024–2029. Ia membawahi bidang keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan.
Lahir di Pasuruan pada 29 Juli 1970, Misbakhun merupakan mantan pegawai negeri sipil Direktorat Jenderal Pajak periode 1990–2005 sebelum beralih menjadi pengusaha dan legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur II.