Transfer ke Daerah Lebih Besar Dua Kali Lipat, Purbaya Heran Belanja Rendah

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/agr
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) dan Juda Agung (kanan) menyampaikan konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026 di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Penulis: Ade Rosman
13/3/2026, 17.17 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan telah menggelontorkan dana transfer ke daerah (TKD) dengan nominal lebih besar dari 2025. 

Hingga Februari 2026, Kementerian Keuangan mencatat lemahnya realisasi belanja pemerintah daerah, yakni Rp 68 triliun, merosot 18% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Pemerintah menyiapkan pagu Rp 147,7 triliun untuk TKD 2026.

Purbaya mengatakan pemerintah daerah (Pemda) memiliki TKD dua kali lipat lebih besar dari 2025. Ia menyebut seharusnya belanja daerah di Februari 2026 tidak melambat.

“Uangnya makin banyak. Harusnya enggak, transfer kita ke daerah dua kali lipat dibanding tahun lalu ke daerah,” kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3). 

Realisasi Belanja Pemerintah Daerah Turun

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja pemerintah daerah hingga Februari 2026 yakni Rp 68 triliun, turun 18% periode yang sama di 2025. 

“Angka sementara, realisasinya Rp68 triliun, dan ini turun 18% dibandingkan bulan yang sama di tahun 2025,” kata Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani dalam konferensi pers APBN KiTA, di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (11/3). 

Sementara itu, ketika ditanyai mengenai hal itu, Purbaya mengayatakan akan melakukan pengecekan kembali.

“Saya akan cek lagi. Tapi uangnya di mereka ada,” kata Purbaya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman