Porsi Pengeluaran Warga RI untuk Bayar Utang Turun, Perbesar Konsumsi

Donang Wahyu|KATADATA
Ilustrasi.
Penulis: Agustiyanti
10/4/2026, 16.43 WIB

Survei Konsumen Bank Indonesia edisi Maret 2026 menunjukkan, porsi pendapatan masyarakat yang dialokasikan untuk konsumsi meningkat, sedangkan  porsi untuk pembayaran cicilan atau utang justru menurun.

Berdasarkan survei yang dirilis Jumat (10/4), rata-rata proporsi konsumsi masyarakat mencapai 72,2% dari pendapatan, naik dibandingkan bulan sebelumnya 71,6%. Sebaliknya, porsi pembayaran cicilan turun menjadi 10,2% dari sebelumnya 10,6%. Adapun porsi tabungan relatif stabil di level 17,6% .

Peningkatan konsumsi terjadi di sebagian besar kelompok pengeluaran, sementara penurunan porsi cicilan tercatat pada seluruh kelompok. 

Adapun secara keseluruhan, keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap berada pada level optimistis meski melemah. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Maret 2026 tercatat sebesar 122,9, meski sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 125,2 .

Optimisme tersebut ditopang oleh persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi ke depan. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat sebesar 115,4, sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) berada di level 130,4, yang mencerminkan keyakinan konsumen terhadap prospek ekonomi enam bulan mendatang tetap kuat .

Dari sisi komponen, peningkatan keyakinan terhadap penghasilan saat ini menjadi salah satu faktor utama yang menopang optimisme konsumen. Namun, beberapa indikator seperti ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama tercatat sedikit melemah dibandingkan periode sebelumnya.

Di sisi lain, ekspektasi konsumen terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha dalam enam bulan ke depan tetap berada di zona optimistis, meskipun mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

 

 

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.