Prabowo Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 31,3 T, Bisa Bangun 34.000 Sekolah
Presiden Prabowo Subianto menyebut, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas PKH telah berhasil menyelamatkan uang negara mencapai Rp 31,3 triliun sejak pemerintahannya berjalan atau sekitar satu setangah tahun.
Nilai tersebut merupakan akumulasi dari berbagai penindakan, penyelamatan aset, serta penagihan denda administratif yang dilakukan secara bertahap hingga April 2026.
Terbaru, pada April 2026, Satgas PKH kembali mencatatkan penyelamatan uang negara senilai Rp 11,42 triliun. Capaian ini melanjutkan hasil sebelumnya, yakni Rp 13 triliun dari penanganan kasus korupsi fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) pada Oktober 2025 dan Rp 6,6 triliun pada Desember 2025.
“Dengan demikian, total uang tunai yang berhasil kami selamatkan sampai hari ini adalah Rp 31,3 triliun. Ini angka yang sangat besar,” kata Prabowo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/4).
Prabowo mengatakan, uang itu dapat digunakan untuk memperbaiki 34 ribu sekolah di seluruh Indonesia, dua kali lipat dari realisasi perbaikan sekolah pada tahun sebelumnya. Selain itu, dana tersebut juga berpotensi mendukung program renovasi rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Prabowo memperkirakan lebih dari 500 ribu rumah dapat diperbaiki dengan jumlah uang tersebut. Dengan demikian, menurut dia, program tersebut dapat memberikan manfaat kepada lebih dari dua juta rakyat berpenghasilan rendah.
"Bayangkan kalau tidak kita selamatkan, uang ini hilang, uang ini tidak bisa dimanfaatkan oleh warga negara oleh rakyat kita,” ujar Prabowo.