BPS Catat Ekonomi RI Kuartal I 2026 Melesat 5,6%, di Atas Ramalan Purbaya

Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini mencapai 5,4%.
Editor: Agustiyanti
5/5/2026, 11.22 WIB

Badan Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mencapai 5,61% secara tahunan. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya memprediksi ekonomi awal tahun tumbuh 5,5%. 

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 6.187,2 triliun, sedangkan berdasarkan harga konstan mencapai Rp 3.447 triliun. 

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 bila dibandingkan kuartal I 2025 atau secara year on year, tumbuh 5,61%," ujar Amalia dalam konferensi pers, Selasa (5/5). 

Amalia menjelaskan, sejumlah negara mitra dagang Indonesia mencatatkan kinerja perekonomian yang membaik pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan kuartal terakhir tahun lalu.  Ekonomi Cina tumbuh 5,3% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 4,5%. Ekonomi AS juga tumbuh lebih tinggi mencapai 2,7% secara tahunan dibandingkan kuartal keempat 2025 maupun kuartal I 2025 yang tumbuh 2%.

Di sisi lain ekonomi Malaysia tumbuh melambat dari 6,3% pada kuartal terakhir tahun lalu menjadi 5,4%. Perlambatan serupa dialami Singapura dari sebelumnya 5,7% menjadi 4,6% dan Vietnam dari 8,5% menjadi 7,8%. 

Amalia juga menyebutkan proyeksi IMF menunjukkan ekonomi global secara keseluruhan pada tahun ini hanya akan mencapai 3,1%, tumbuh melambat dibandingkan tahun ini sebesar 3,4%. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.