Purbaya: Pemerintah Akan Tambah Kuota Insentif Kendaraan Listrik

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memegang dahi saat menyampaikan paparan dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Penulis: Ade Rosman
Editor: Yuliawati
6/5/2026, 18.59 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan menggenjot pemberian subsidi untuk kendaraan listrik. Bendahara negara ini menyatakan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan mulai beralih ke kendaraan listrik.

Hasil dari diskusinya dengan Kementerian Perindustrian, pemerintah menyatakan siap memberikan insentif masing-masing 100 ribu unit untuk mobil dan motor. Purbaya mengatakan, angka tersebut bisa bertambah, bergantung pada permintaan nantinya.

“Sudah kita hitung (anggarannya). Kalau itu habis, kita kasih lagi 100 ribu lagi,” kata Purbaya di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (6/5).

Ia mengatakan, rencananya akan mulai menggelontorkan insentif kendaraan listrik ini mulai Juni 2026. Namun, hal ini masih perlu meminta lampu hijau dari Prabowo.

“Saya ingin percepat. Kapasitas domestik enggak sebanyak itu juga. Itu paling 300 ribu kayaknya setahun,” kata Purbaya.

Purbaya mendapatkan informasi bahwa kapasitas domestik paling banyak 300 ribu per tahun. Namun, ia mengatakan pemerintah tak memberi batasan untuk pemberian insentif tersebut.

"Kalau kurang, tambah lagi. Jadi saya pengen lihat percepatan pergeseran mobil ke EV sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden,” kata Purbaya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman