Purbaya Pede Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

Katadata/Fauza Syahputra
Ilustrasi.
Penulis: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti
10/6/2026, 16.09 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini nilai tukar rupiah akan kembali menguat pada Semester II 2026. Kurs rupiah sempat mendekati 18.200 per dolar AS, level terburuknya sepanjang sejarah sebelum Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan secara mendadak pada Selasa (9/6). 

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (10/6), kurs rupiah ditutup menguat 0,63% di level 17.944 per dolar AS. 

“Rupiah akan kembali menguat secara bertahap pada semester 2 tahun 2026,” kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6). 

Purbaya menjelaskan, pemerintah terus mencermati perkembangan nilai tukar rupiah hingga awal Juni 2026 yang masih menghadapi tekanan. Ia menilai, pelemahan nilai tukar rupiah disebabkan oleh sentimen global, kondisi risk-off di pasar keuangan, serta tekanan dari transaksi berjalan dan transaksi finansial domestik.

Namun, Purbaya optimis, langkah sinergi dan koordinasi yang lebih solid antar kebijakan fiskal, moneter, serta sektor keuangan, serta perbaikan tata kelola DHE dan pendalaman pasar keuangan akan memperkuat pasokan valas dalam negeri. Langkah-langkah tersebut juga akan memperbaiki kepercayaan investor sehingga memperkuat nilai tukar rupiah. 

Ia juga melihat  arus modal asing menunjukkan perbaikan pada triwulan kedua 2026, terutama pada instrumen SBN dan SRBI.

“Meskipun pasar saham masih mencatat outflow, namun secara keseluruhan minat investor terhadap instrumen keuangan domestik masih tetap terjaga,” katanya. 

Purbaya menyampaikan, pemerintah bersama otoritas terkait akan menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat koordinasi kebijakan, dan meningkatkan kepercayaan pasar agar arus modal kembali ke level harga sesuai nilai fundamentalnya. 

“Dengan demikian, pasar modal kita dapat kembali menjadi penopang pembiayaan ekonomi nasional dan instrumen investasi yang profitabel,” kata Purbaya. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman