Prabowo Ajukan Surpres Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

ANTARA FOTO/Marco/rwa/wsj.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (tengah) dan Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Senin (27/7/2026).
10/8/2026, 13.35 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan Surat Presiden (Surpres) mengenai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (10/8).

Dalam Surpres tersebut, Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif. Destry saat ini menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI, sekaligus Deputi Gubernur Senior BI.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta.

“Namanya tunggal, satu nama yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara,” kata Prasetyo.

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan pengiriman Surpres penunjukan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif juga sepaket dengan nama calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan calon pengganti Deputi Gubernur BI. “Karena jumlahnya berkurang satu,” ujarnya.

Selain Surpres calon Gubernur BI, pemerintah juga menyerahkan Surpres mengenai calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan calon duta besar Indonesia untuk sejumlah negara sahabat.

“Untuk selanjutnya kami serahkan mekanisme ke Dewan Perwakilan Rakyat sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Prasetyo.

Prabowo sempat memberi sinyal Destry sebagai sosok yang tepat menduduki jabatan Gubernur BI. Di hadapan para tamu undangan, Prabowo melempar pertanyaan mengenai kelayakan Destry untuk melanjutkan kepemimpinan di bank sentral.

 "Kayaknya bagaimana? Oke enggak (Destry)? Terserah DPR nanti," ujar Prabowo saat berpidato dalam acara akad massal 62 ribu unit KPR bersubsidi di 36 provinsi yang berlangsung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7) siang.


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu