Pertamina Siap Mendukung Biosolar 20 Persen (B-20) Tahun Depan

KATADATA
Penulis:
Editor: Arsip
8/9/2015, 18.17 WIB

KATADATA ? PT Pertamina (Persero) memproyeksikan kebutuhan bahan bakar nabati untuk Biosolar akan mencapai 4,8 juta kiloliter atau setara dengan 24 juta kiloliter Biosolar pada tahun depan. Peningkatan kebutuhan tersebut sejalan dengan kebijakan kandungan wajib bahan bakar nabati sebesar 20 persen mulai tahun 2016. 

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang menjelaskan, sejak tahun 2009 Pertamina telah menyalurkan bahan bakar nabati dengan kandungan 7,5 persen ke seluruh Indonesia. Volume penyalurannya meningkat secara bertahap hingga mencapai 1,5 juta kiloliter atau setara dengan 13,6 juta kiloliter pada tahun 2014.

Tahun ini, dengan kewajiban kandungan bahan bakar nabati sebesar 15 persen (B-15), Pertamina memproyeksikan penyaluran biodiesel sebanyak 550 ribu kiloliter atau setara dengan 3,6 juta kiloliter Biosolar. Sedangkan pada tahun 2016, sesuai dengan peta jalan yang disusun pemerintah dengan meningkatkan kandungan bahan bakar nabati pada Biosolar sebesar 20 persen (B-20), Pertamina berharap volume penyalurannya mencapai 4,8 juta kiloliter.

Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menyambut baik dukungan para pemangku kepentingan di industri biodiesel terhadap pembentukan dana perkebunan kelapa sawit. Dana tersebut akan mendorong pemanfaatan biodiesel di dalam negeri.

Reporter: Arief Kamaludin