Perang Iran yang berkepanjangan membuat orang khawatir dengan stok pangan, termasuk beras. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman,  menyatakan stok beras nasional aman untuk memenuhi kebutuhan selama 10–11 bulan ke depan.

Amran mengatakan cadangan beras nasional saat ini mencapai 4,6 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan produksi sebesar 4,07 juta ton atau 13,29%.

Ia juga mengklaim bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras dalam waktu relatif singkat dan stok pangan dipastikan aman dalam menghadapi potensi kemarau akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada 2026.

Berdasarkan pengamatan Katadata.co.id di Toko Beras Sumber Raya Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (7/4), tumpukan beras tersedia baik jenis medium dan premium.

Beras tersebut dijual dengan harga yang beragam tergantung jenisnya, antara lain beras per 50 kilogram merk Solo dibanderol Rp 745 ribu, Keraton Rp 687 ribu dan beras Sri Mulyo Rp 685 ribu.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Fauza Syahputra, Kamila Meilina