Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan program gerakan pilah sampah dari rumah dengan mengajak masyarakat untuk berkontribusi mengurangi sampah langsung dari sumbernya.
Terdapat empat kategori sampah yang dipilah yakni sampah mudah terurai, sampah yang dapat didaur ulang, sampah B3 atau Bahan Berbahaya dan Beracun, serta sampah residu yang tidak dapat diolah kembali.
Kegiatan ini sudah dijalankan, salah satunya oleh warga yang tergabung sebagai anggota Bank Sampah Persatuan yang berada di RT.003/RW.008 Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Setiap hari kamis, warga menyetorkan berbagai sampah non organik mulai dari botol dan kantong plastik, kardus, hingga barang bekas berbahan logam seperti kaleng dan besi.
Sampah tersebut dihargai Rp 1.000 hingga Rp. 2.000 per kilogram dan hasilnya akan dikumpulkan melalui sistem buku tabungan. Selanjutnya diolah menjadi kerajinan tangan seperti tempat tumbler, tas, topi, kostum pernak-pernik karnaval hingga ekobrik yang dijadikan sebagai bahan furniture bangku.
Selain sampah non organik, bank sampah persatuan juga mengelola sampah organik dari sisa makanan, buah dan sayuran serta sampah dari daun kering. "Sampah ini kami kelola menjadi pupuk kompos, pupuk organik cair atau magot yang nanti bisa buat pakan ternak juga," jelas Rahmat selaku pengurus bank sampah dan Ketua RT.003/RW.008.
Dalam menjalani program tersebut Rahmat menjelaskan bahwa awalnya dia melakukan sosialisasi kepada warganya akan pentingnya memilah sampah. Ia juga menggandeng para kader RT dengan mengadakan pelatihan salah satunya dengan membuat komposter skala rumahan.
"Harapannya kalau misalnya dari satu kader, dia bisa membawa satu warganya atau tetangganya itu nanti dikalikan berapa rumah yang ada di sini (RT.003), saya rasa nanti sampah-sampahnya lumayan berkurang," jelasnya.
Bank sampah yang sudah beroperasi sejak tahun 2019 ini pun kini telah memiliki anggota sebanyak 107 orang dengan anggota aktif sekitar 50 warga.
Kegiatan yang dijalankan oleh Rahmat bersama warganya ini merupakan bentuk sederhana pengolahan sampah dari rumah yang menjadi langkah kecil untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan mengurangi volume kiriman sampah Jakarta ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengurus Bank Sampah Persatuan, Rahmat (kanan) menyampaikan edukasi pembuatan wadah komposter skala rumahan di Taman Akur Warga, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga melihat cara pembuatan wadah komposter skala rumahan di Taman Akur Warga, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengurus Bank Sampah Persatuan, Rahmat (kanan) menyampaikan edukasi pembuatan wadah komposter skala rumahan di Taman Akur Warga, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga melihat cara pembuatan wadah komposter skala rumahan di Taman Akur Warga, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga mempraktikkan pembuatan wadah komposter skala rumahan di Taman Akur Warga, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga membawa galon bekas untuk didaur ulang menjadi wadah komposter skala rumahan di Taman Akur Warga, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga membawa galon bekas untuk didaur ulang menjadi wadah komposter skala rumahan di Taman Akur Warga, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengurus Bank Sampah Persatuan, Rahmat (kanan) menyampaikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pembuatan topi dari sampah plastik di kawasan RT.003/RW.008, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengurus Bank Sampah Persatuan, Rahmat (kanan) menyampaikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pembuatan topi dari sampah plastik di kawasan RT.003/RW.008, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Kader RT (kanan) menyampaikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pembuatan ekobrik dari sampah plastik di Bank Sampah Persatuan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga melihat kostum berbahan sampah plastik di Bank Sampah Persatuan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kerajinan tersebut dibuat oleh pengelola bank sampah yang dihasilkan dari sampah plastik yang disetorkan oleh warga setempat
Katadata/Fauza Syahputra
Kader RT mengambil kompos cair di di Bank Sampah Persatuan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kompos tersebut dihasilkan dari sampah organik berupa sisa makanan, kulit buah, sayuran dan sampah daun kering yang dikumpulkan dari warga setempat.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengelola Bank Sampah Persatuan, Rahmat menunjukkan pupuk kompos yang dihasilkan di kawasan RT.003/RW.008, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). Kompos tersebut dihasilkan dari sampah organik berupa sisa makanan, kulit buah, sayuran dan sampah daun kering yang dikumpulkan dari warga setempat.
Katadata/Fauza Syahputra
Sejumlah tanaman dengan pot yang terbuat dari galon belas yang terdapat di lingkungan RT.003/RW.008, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026).
Katadata/Fauza Syahputra
Warga melintas di dekat tanaman hasil hiasan warga di lingkungan RT.003/RW.008, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026).