Dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, puluhan lapak pedagang musiman yang menjajakan daun ketupat berjejer di sekitar kawasan Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Ketupat berbahan daun kelapa muda tersebut dijual dengan harga yang bervariasi. Untuk ketupat yang telah jadi, dihargai Rp 10 ribu per ikatnya atau Rp 1.000 per ketupat. Sementara daun ketupat nya saja yang belum dianyam Rp 500 per helai.

Salah satu pedagang Saebi (57) menuturkan bahwa sejak awal berjualan pada Sabtu (23/5) hingga hari ini tercatat sebanyak dua ribu daun ketupat telah terjual. "Alhamdulillah dagangan saya sudah terjual banyak," ujarnya kepada Katadata.co.id.

Pria asal Rangkasbitung ini menyebut penjualan ketupat pada Lebaran Haji tidak seramai pada momen Idul Fitri. "Kalau pas bulan puasa kemarin, satu hari juga sudah habis," tambahnya.

Meski demikian dia dan sejumlah pedagang lainnya akan tetap membuka lapak dan berjualan hingga sore hari sebelum Hari Raya Kurban sehingga ketupat yang telah dibawanya dari kampung dapat terjual seluruhnya.

Ketupat merupakan makanan berbahan dasar beras yang identik dengan perayaan Hari Raya Idul Adha. Kuliner ini biasanya disajikan bersama sayur dengan isian tahu, tempe, labu siam dan lauk berupa daging kurban seperti olahan rendang serta semur.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Fauza Syahputra