Harga bawang putih di dalam negeri tengah mengalami kenaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya biaya logistik internasional menjadi faktor yang mendorong kenaikan komoditas impor ini.

Berdasarkan pemantauan Indeks Perkembangan Harga (IPH), rata-rata harga bawang putih secara nasional kini mencapai Rp 42.611 per kilogram atau sudah berada jauh di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen.

Sebanyak 269 kabupaten/kota atau 74,72% wilayah Indonesia mengalami kenaikan harga bawang putih. Harga tertinggi tercatat di Papua Pegunungan yang mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Daerah lain juga mencatat harga yang jauh melampaui HAP. Di Kabupaten Aceh Selatan, harga bawang putih mencapai Rp 50 ribu per kilogram atau sekitar 31,6% di atas HAP, dengan kenaikan IPH sebesar 36,38%. Sementara itu Jakarta, bawang putih dibanderol Rp 39 ribu per kilogram.

Kenaikan harga pada komoditas impor ini membuat bawang putih menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi pada Juli 2026 bersama bawang merah, beras, wortel, ikan segar, serta minyak goreng. Pemerintah pun diminta memberi perhatian khusus terhadap daerah-daerah yang mengalami lonjakan harga agar tekanan inflasi pangan dapat dikendalikan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Fauza Syahputra, Nuzulia Nur Rahmah