Kebakaran melalap sejumlah rumah yang berada kampung adat wisata Sade Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (22/8) malam.

Berdasarkan keterangan saksi mata api pertama kali muncul dari salah satu rumah di tengah permukiman adat tersebut. Api kemudian merembet ke sejumlah rumah lainnya yang sebagian besar menggunakan bahan mudah terbakar, seperti kayu, bambu, dan ilalang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, mencatat sebanyak 120 rumah mengalami rusak berat akibat kebakaran ini dengan sebanyak 120 kepala keluarga atau sekitar 320 jiwa terdampak.

Sejumlah fasilitas lain seperti masjid, museum, lapak UMKM, dan fasilitas umum turut terdampak. Sehari setelah kebakaran, warga mulai membersihkan puing dan mencari barang-barang yang masih tersisa.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kini tengah memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk makanan, kesehatan, pendidikan anak, dan tempat tinggal sementara.

Desa Adat Sade merupakan kampung adat yang menjadi salah satu ruang hidup masyarakat Sasak yang selama puluhan generasi mempertahankan tradisi, bentuk hunian, dan tata kehidupan leluhurnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara