57% Karyawan Gen Z-Milenial Punya Kerja Sampingan, HP Fasilitasi via Omnibook 5
Jakarta – Perubahan gaya hidup serta pola kerja Gen Z dan Milenial, yang merupakan generasi mayoritas di Indonesia, memicu penyesuaian spesifikasi laptop. Hewlett-Packard (HP) pun menghadirkan Omnibook 5 yang diklaim bisa mewadahi fenomena ini.
Juliana Cen, President Director HP Indonesia, mengungkap soal makin mencuatnya fenomena pekerjaaan sampingan atau side hustle di kalangan generasi muda, yakni Gen Z dan Milenial, terutama dalam konteks kreasi konten. Pada paginya, mereka tetap bekerja sebagai karyawan. Setelah usai bekerja atau pun pada saat bekerja, mereka membuat konten untuk diunggah di media sosial pribadi maupun perusahaan.
"Generasi muda ini akan membangun negara kita untuk masa depan. Makanya ini peluang masa depan untuk HP memberi impact, solusi, untuk teman-teman yang banyak peranan setiap harinya," ujar dia, dalam acara 'The OmniBook Clubhouse 2.0: Step into Your OmniWorld', di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Menurut HP Work Relationship Index 2026, satu dari tiga (36%) pekerja memiliki pekerjaan sampingan atau usaha pribadi sebagai bentuk jaminan. Hal ini terjadi "di saat pekerjaan menjadi semakin sulit diprediksi, dan para karyawan merasa tak bisa meninggalkan pekerjaan mereka saat ini untuk mencari peluang yang benar-benar baru."
Survei ini diikuti 19.506 responden di 15 negara, termasuk Indonesia, pada periode 7 April - 13 Mei 2026, dan diterbitkan pada 28 September 2026. Para responden merupakan pekerja berbasis di meja kerja (desk-based workers), termasuk karyawan profesional, pengambil keputusan bidang IT (ITDM), dan pemimpin bisnis.
Khusus untuk Indonesia, Juliana mengungkap 57% Pekerja Indonesia memiliki usaha atau pekerjaan sampingan yang menghasilkan pendapatan. Angkanya bahkan meningkat hingga 60% di kalangan Gen Z.
Pada saat yang sama, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, Generasi Z dan Milenial mendominasi jumlah penduduk indonesia yang saat ini totalnya mencapai 284,67 juta jiwa. Berdasarkan kategori generasinya, Gen Z (kelahiran 1997-2012) memimpin dengan persentase 24,93% dari total penduduk. Berbeda tipis, di peringkat kedua ada Milenial (kelahiran 1981-1996) dengan persentase 24,34% dari total penduduk.
Juliana melanjutkan fenomena side hustle di generasi mayoritas, yakni Gen Z dan Milenial, itu memicu pergeseran pula dalam penggunaan teknologi, termasuk laptop atau PC. Karena itulah pihaknya merilis OmniBook 5.
"Ada shifting. Notebook enggak sekadar untuk productivity, tapi harus mencerminkan lifestyle dia juga," kata dia.
"HP melihat peluang berkontribusi, memberi impact ke society dengan meluncurkan PC yang mencerminkan semua role tadi," lanjut Juliana.
Fitur dan spek
Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia, menjelaskan Omnibook 5 ditenagai hingga prosesor Intel® Core™ 7 Series 3 dengan Neural Processing Unit (NPU) terintegrasi. Hasilnya, performa laptop jadi responsif untuk mendukung produktivitas, multitasking, serta penggunaan aplikasi yang memanfaatkan AI.
Perpaduan kemampuan pemrosesan dan efisiensi daya ini memungkinkan pengguna menjalankan berbagai aktivitas dengan lancar, baik untuk bekerja, belajar, hingga berkreasi.
“Melalui prosesor Intel® Core™ Series 3 tebaru dengan akselerasi AI terintegrasi, kami menghadirkan performa yang dapat diandalkan untuk mendukung berbagai aktivitas,” ujar dia.
Di tempat yang sama, Consumer Personal System Category Manager HP Indonesia Edo Jonathan Chandra memaparkan sejumlah keandalan OmniBook 5 yang dirancang untuk mahasiswa dan profesional muda.
Laptop ini pun dirancang berdasarkan tiga pilar yang menjawab kebutuhan Milenial dan Gen Z.
1. Stylish everyday moments
HP OmniBook 5 mengusung bodi aluminium premium, keyboard dengan warna senada, serta detail desain yang elegan. Keempat pilihan warna tersebut memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk memilih laptop yang sesuai dengan gaya dan preferensi.
Desainnya ultra-tipis dengan ketebalan 11,77 mm, bobot mulai dari 1,16 kg, serta engsel fleksibel 180°.
Desain laptop dirancang premium dengan pilihan warna yang sesuai gaya personal: Smoke Silver, Starlit Blue, Peony Pink, dan Soft Honeydew.
2. Immersive enternaitment everywhere
Omnibook 5 memiliki tampilan visual yang lebih hidup untuk menikmati hiburan dengan layar sentuh OLED dengan resolusi hingga 2.5K. Dengan layar 14", laptop ini punya tingkat kecerahan hingga 620 nits, teknologi HP Eye Ease, serta rasio layar terhadap bodi hingga 90%.
Spek ini menghadirkan gambar yang tajam, warna yang kaya, dan tampilan yang nyaman untuk menikmati berbagai hiburan seperti menonton film, menjelajahi konten digital, maupun mengerjakan proyek kreatif.
3. Simple everyday live
Laptop ini juga menawarkan fitur praktis untuk menunjang produktivitas, kreativitas, serta hiburan dalam keseharian.
"Omnibook 5 ini untuk simplicity seekers," ucap Edo.
HP OmniBook 5 disebut dirancang untuk mendukung mobilitas pengguna, mulai dari kampus, kafe, perjalanan sehari-hari, hingga bersantai di rumah.
Hal ini didukung oleh daya tahan baterai hingga 42 jam untuk pemutaran video lokal (Local Video Playback), dua port USB-C® multifungsi, serta pengisi daya ringkas HP 65W USB Mini GaN.
Omnibook 5 juga disebut mendukung pengalaman komunikasi yang lebih baik saat mengikuti kelas online, rapat virtual, hingga panggilan video. Ini dimungkinkan berkat kehadiran kamera FHD IR dengan pengenalan wajah Windows Hello, dua mikrofon, sistem audio yang disempurnakan oleh Poly Studio, serta DTS Ultra.
HP OmniBook 5 juga hadir dengan manfaat tambahan berupa Microsoft Office Home 2024 dan Microsoft 365 Basic selama satu tahun dengan penyimpanan OneDrive 100 GB, Xbox Game Pass selama tiga bulan, serta garansi dua tahun dengan Accidental Damage Protection untuk perlindungan ekstra terhadap kerusakan yang tidak disengaja.
Harga HP OmniBook 5
Edo menuturkan HP OmniBook 5 hadir sebagai pilihan laptop berlayar OLED dengan harga di bawah Rp20 juta, yakni dibanderol mulai dari Rp16.999.999.
Laptop ini kini tersedia di Indonesia melalui kanal penjualan resmi HP dan mitra ritel yang berpartisipasi.