Sebuah informasi beredar di media sosial bahwa vaksin Covid-19 mengandung cip dan menyebabkan tubuh punya daya magnetis. Namun, berdasarkan penelusuran Katadata.co.id, vaksin tidak mengandung logam maupun magnet. (Baca: Hoaks Vaksin Tak Ampuh dari Eks Ilmuwan Pfizer)

Vaksin corona terdiri dari beberapa komponen yang bisa ditemukan dalam makanan, obat, dan vaksin lain. Komponen tersebut adalah protein, lemak, garam, air, dan bahan kimia penjaga kestabilan pH. Metode pembuatannya pun menggunakan virus yang dilemahkan atau dimatikan, mRNA, dan adenovirus.

Selain itu, vaksin merupakan nanopartikel yang ukurannya seribu kali lebih kecil dibandingkan cip. Karena itu, cip atau logam tak akan muat dimasukkan dalam jarum suntik vaksin. Logam pun harus berukuran lebih besar untuk menimbulkan daya magnetis.

Dengan begitu, Katadata.co.id berkesimpulan informasi yang menyebutkan vaksin Covid-19 mengandung cip dan menimbulkan daya magnetis adalah keliru. (Baca: Waspada Hoaks Vaksin di Media Sosial)

Konten cek fakta ini kerja sama Katadata dengan Google News Initiative untuk memerangi hoaks dan misinformasi vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia.