Ikan patin merupakan salah satu jenis ikan tawar yang kerap dikonsumsi masyarakat Indonesia dikarenakan rasanya yang lezat serta memiliki tekstur yang lembut dan duri yang sedikit.
Ikan ini sendiri bahkan sudah umum dikonsumsi dan diolah menjadi aneka hidangan, mulai dari ikan patin goreng atau bakar, sup ikan, hingga kerupuk ikan.
Tidak hanya lezat, ikan patin ternyata juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan berkat kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.
Lantas, seperti apa manfaat ikan patin untuk kesehatan? Simak informasinya di bawah ini.
Kandungan Nutrisi Ikan Patin
Dalam 100 gram ikan patin, terkandung sekitar 120 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:
- 15 gram protein
- 5,9–6 gram lemak
- 10 miligram magnesium
- 200 miligram fosfor
- 300 miligram kalium
- 100 miligram natrium
- 10 mikrogram folat
- 8,2 mikrogram selenium
- 9 IU vitamin D
- 0,8 miligram vitamin E
- 0,5 miligram zinc
Selain kandungan gizi yang telah disebutkan di atas, ikan patin juga mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang cukup melimpah. Ikan ini juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin K, kalsium, serta kolin yang juga baik untuk kesehatan tubuh.
Manfaat Ikan Patin untuk Kesehatan
Berikut ini tujuh manfaat kesehatan yang bisa diperoleh bila mengonsumsi ikan patin.
1. Mencegah dan Mengatasi Anemia
Manfaat ikan patin yang pertama yaitu dapat membantu mencegah dan mengatasi anemia. Ini merupakan kondisi di mana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang rendah atau kadar hemoglobin yang rendah, yang mengakibatkan kekurangan oksigen ke jaringan tubuh.
Pasalnya, ikan patin mengandung zat besi memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasi anemia, terutama anemia defisiensi besi, yang merupakan jenis anemia yang paling umum terjadi.
Dikutip dari National Heart, Lung, and Blood Institute kebutuhan zat besi orang dewasa berusia 19 – 50 tahun yaitu 8 mg bagi wanita dan 18 mg untuk pria.
Dalam 100 g ikan patin sendiri mengandung 1,6 mg zat besi. Itu berarti, jika mengonsumsi 100 g ikan patin maka sudah memenuhi 20% kebutuhan zat besi bagi wanita.
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Ikan patin ternyata juga bisa dikonsumsi bagi yang sedang menjalankan diet. Hal ini dikarenakan kandungan protein pada ikan dapat membantu penurunan berat badan dengan meningkatkan perasaan kenyang.
Hal ini bisa membuatmu lebih mudah mengontrol nafsu makan, sehingga berat badan pun lebih mudah dijaga. Ikan patin juga cenderung rendah kalori dibandingkan dengan sumber protein lainnya seperti daging merah.
3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Selain membantu turunkan berat badan, kandungan nutrisiyang melimpah pada ikan patin juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh tidak mudah terkena penyakit.
Bahkan, penelitian menemukan, rutin mengonsumsi ikan patin juga dapat mendukung proses pemulihan tubuh ketika sedang sakit atau cedera.
Ikan patin sendiri diketahui kaya akan vitamin D yang dapat dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis. Dalam 143 gram ikan patin, terdapat 181 persen nilai harian vitamin D yang dibutuhkan tubuh.
4. Menjaga Kesehatan Otak
Beberapa riset menunjukkan bahwa pola makan sehat, termasuk dengan rutin mengonsumsi ikan, dapat menjaga fungsi dan kinerja otak, meningkatkan memori dan konsentrasi pada lansia, serta mengurangi risiko terjadinya penyakit tertentu pada otak, seperti demensia dan penyakit Alzheimer.
Ikan patin sendiri bisa menjadi salah satu ikan yang dikonsumsi dikarenakan mengandung asam lemak omega-3 yang berperan dalam peningkatan kesehatan otak.
Asam lemak omega-3 dapat membantu mengobati kondisi neurologis dan mental, termasuk kehilangan memori, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), dan depresi.
Kandungan omega-3 pada ikan ini juga bagus bagi anak-anak karena dapat meningkatkan kecerdasan dan memori otak. Sedangkan bagi orang dewasa dan lansia, ikan patin dapat mencegah sejumlah penyakit yang dapat menyerang otak, seperti demensia dan alzheimer.
5. Menjaga Kesehatan Tulang
Ikan patin juga bermanfaat untuk kesehatan tulang berkat kandungan kalsium dan protein di dalamnya.
Dikutip dari Harvard Medical School, kalsium adalah mineral penting yang membentuk tulang dan gigi. Sekitar 99% dari kalsium dalam tubuh manusia terdapat dalam tulang dan gigi.
Zat ini membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis, yaitu kondisi di mana tulang menjadi rapuh dan rentan patah.
Sementara itu, kandungan protein dalam ikan patin membantu dalam pembentukan dan pemeliharaan jaringan seperti kulit, otot, dan tulang. Selain itu, protein juga berperan dalam pembentukan energi serta beragam hormon dan enzim di dalam tubuh.
6. Mencegah Penyakit Kardiovaskular dan Menurunkan Kolesterol
Ikan patin mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang sehat dan baik untuk jantung serta pembuluh darah. Ikan patin juga bermanfaat untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) serta mengurangi kolesterol jahat (LDL).
Jika kadarnya terlalu tinggi, kolesterol jahat bisa menumpuk dan memicu terjadinya sumbatan di pembuluh darah. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung.
Oleh karena itu, untuk memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah, pastikan untuk mencukupi asupan nutrisi harian, yang salah satunya bisa didapat dari ikan patin.
7. Meredakan Tekanan Darah Tinggi
Terakhir, ikan patin juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Hal ini dikarenakan ikan patin mengandung arginine yang diyakini dapat melebarkan pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko komplikasi terkait hipertensi.
Arginin dalam ikan patin juga dapat melenturkan dan memperluas pembuluh darah sehingga tekanan darah pun dapat menurun.
Pastikan untuk mengoombinasikan menu ikan patin dengan berbagai sayuran dan buah-buahan. Selain itu, imbangi juga dengan rutin berolahraga setiap hari agar bisa merasakan manfaatnya.
Demikian informasi mengenai tujuh manfaat ikan patin untuk kesehatan lengkap dengan kandungan nutrisinya.