Edisi Khusus | Bulan Inklusi Keuangan

Mana Lebih Baik? Asuransi Kesehatan Atau Asuransi Jiwa? Begini Perbedaannya

Qoala
Perbandingan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.
Penulis: Bahrul Ilmi
Editor: Safrezi
9/11/2025, 11.05 WIB

Ketika usia semakin bertambah, diikuti dengan penambahan anggota keluarga dan pendapatan yang sudah semakin stabil, memiliki asuransi jadi pertimbangan tersendiri. Sebab dalam kondisi ini, memiliki akses kesehatan yang bisa melayani dengan cepat, bisa menjadi solusi terbaik dalam menghadapi berbagai kondisi tak terduga.

Setidaknya ada dua jenis asuransi yang sering kita dengar, yaitu asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Keduanya sama-sama memberikan perlindungan finansial dalam hal kesehatan, namun mana yang lebih baik antara asuransi kesehatan dan asuransi jiwa?

Perbedaan Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa

Untuk mengetahui mana lebih baik, mari kita pahami terlebih dahulu perbedaan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa berikut ini.

1. Perlindungan vs Tanggungan

Dilihat dari tujuannya, asuransi jiwa bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial kepada keluarga dan orang terdekat, khususnya ketika kita sebagai Tertanggung sudah meninggal dunia.
Dengan begitu, orang-orang yang kita tinggalkan bisa tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari, selama masa pertanggungan polis asuransi jiwa.

Sementara asuransi kesehatan bertujuan membantu menanggung biaya perawatan kesehatan dan medis.

Layanan ini mencakup kunjungan dokter, biaya rawat inap, hingga obat-obatan. Dalam kondisi sakit atau kecelakaan, asuransi kesehatan memberikan jaminan finansial agar kamu tidak perlu khawatir mengenai biaya perawatan.

2. Manfaat Asuransi Jiwa vs Asuransi Kesehatan

Ketika kamu menggunakan asuransi jiwa, kamu perlu menunjuk seseorang untuk menjadi ahli waris. Nantinya manfaat berupa pembayaran (Payout) akan diberikan kepada ahli waris tersebut. Pembayaran ini diberikan dalam jumlah tunai yang telah disepakati di dalam Polis, dan dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Sedangkan asuransi kesehatan menyediakan berbagai manfaat, termasuk pembayaran untuk kunjungan dokter, rawat inap, pembedahan, dan perawatan medis lainnya.

3. Premi dan Masa Pertanggungan

Dari segi premi, asuransi kesehatan cenderung lebih tinggi karena biaya perawatan kesehatan yang terus mengalami peningkatan. Sedangkan premi asuransi jiwa biasanya lebih rendah karena risiko kematian juga cenderung rendah.

Sementara itu, dilihat dari sisi masa pertanggungan, asuransi jiwa bisa menawarkan selama 10, 20, 30 tahun atau bahkan seumur hidup. Berbeda dengan masa pertanggungan asuransi kesehatan yang hanya berlangsung selama 1 tahun atau lebih, tergantung kebijakan yang berlaku.

4. Pemilihan dan Kriteria Kelayakan

Pada asuransi kesehatan, pemilihan dan kriteria kelayakan memerlukan pemeriksaan dan pertanyaan kesehatan untuk menilai risiko kesehatan Tertanggung. Sementara asuransi jiwa sering melibatkan pemeriksaan kesehatan dan pertanyaan tentang riwayat kesehatan serta gaya hidup Tertanggung.

5. Pembaruan dan Penyesuaian Asuransi

Tiap asuransi memiliki masa tanggungan dan kebijakan masing-masing. Asuransi jiwa memungkinkan pemegang Polis untuk memperbarui atau menyesuaikan kebijakan mereka sesuai dengan perubahan kebutuhan atau kemampuan finansial.

Sementara itu, pembaruan dan penyesuaian pada asuransi kesehatan tergantung pada ketentuan dan kondisi tertentu. Salah satunya melalui evaluasi kembali untuk menyesuaikan kelayakan dan pemeriksaan kesehatan.

Mana Lebih Baik Antara Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa?

Jadi, mana lebih baik, apakah asuransi kesehatan atau asuransi jiwa? Secara singkat, keduanya sama-sama penting. Namun jika diperhatikan lebih jauh, asuransi kesehatan dibutuhkan oleh semua orang. Dengan memiliki asuransi kesehatan, kita bisa lebih tenang ketika sakit, dan bisa lebih fokus pada proses penyembuhan.

Sementara itu, asuransi jiwa lebih dibutuhkan oleh kepala keluarga atau orang yang mencari nafkah. Dalam banyak kasus, ketika pencari nafkah di keluarga meninggal dunia, maka kondisi finansial keluarga tersebut jadi terganggu.

Dalam kondisi seperti itu, memiliki asuransi jiwa bisa membantu menstabilkan finansial keluarga, khususnya mereka yang ditinggalkan oleh tulang punggung keluarganya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jika saat ini kamu masih sendiri dan memerlukan jaminan biaya untuk mengakses berbagai layanan kesehatan, maka asuransi kesehatan bisa jadi pilihan terbaik. Sedangkan jika kamu sudah memiliki keluarga, maka memiliki asuransi jiwa lebih penting.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.