Erick Thohir Ingin RI Lebih Berperan dalam Industri Olahraga Dunia, Seperti AS

Katadata
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir saat membuka Indonesia Sports Summit di Jakarta, Sabtu (6/12). Foto: Ajeng Dwita Ayuningtyas
6/12/2025, 15.39 WIB

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai Indonesia mampu terlibat lebih banyak dalam industri olahraga dunia. Erick juga berharap industri olahraga Indonesia bisa seperti Amerika Serikat.

Alasannya, perputaran ekonomi di industri olahraga global mencapai US$ 521 miliar atau sekitar Rp 8.000 triliun. Namun, menurutnya 40% dari nominal tersebut dikuasai industri olahraga AS. Oleh sebab itu, Erick berharap Indonesia bisa terus meningkatkan porsi dalam industri olahraga global.

Menurutnya, salah satu aspek yang dibutuhkan untuk membangun industri olahraga ini adalah peran pembuat kebijakan. “Kalau pembuat kebijakannya tidak ramah dengan industri, market, publik, kebijakannya kontradiktif, ini tidak bisa,” kata Erick, saat menyampaikan keynote speech di Indonesia Sport Summit 2025 di Indonesia Arena, Sabtu (6/12).

Erick lalu menyinggung kolaborasi pihaknya dengan Kementerian Perindustrian untuk mendukung produk lokal olahraga naik kelas, tanpa memonopoli pasar. 

“Jadi kalau investor mau masuk, boleh. Kita sepakat bukan monopoli, tapi bikin pabriknya di sini,” katanya.

Erick mengatakan bahwa pemerintah harus mengeluarkan budget untuk menumbuhkan industri olahraga. Namun, dana kementerian yang terbatas tidak akan bisa optimal dan memerlukan keterlibatan swasta.

Ekosistem industri olahraga yang sehat, menurut Erick, akan berdampak baik pula untuk olahraga dan atletnya. Sebab, industri yang sehat akan membawa lebih banyak event atau kejuaraan sehingga bisa mendulang prestasi para atlet. 

“Itu bagian membangun atlet kita punya prestasi,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas