Ramadan memantik individu terlibat lebih aktif dalam aktivitas sosial. Banyak komunitas membuka keterlibatan publik, mulai dari berbagi makanan hingga aksi kemanusiaan. Kegiatan ini bisa diikuti individu maupun kelompok, termasuk bagi mereka yang baru pertama kali mencoba jadi relawan.
Berbeda dari kegiatan sosial yang bersifat individual, aktivitas relawan lazimnya berlangsung dalam kerja tim. Proses menyiapkan logistik, turun ke lapangan, hingga berinteraksi dengan penerima manfaat menciptakan suasana kebersamaan yang dapat mengasah empati.
Berikut ini, beberapa komunitas berbasis kegiatan sosial yang aktif di Jakarta. Mereka biasanya terbuka bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi menjadi relawan maupun berdonasi. Daftar ini hanya sebagian kecil yang bisa menjadi referensi untuk mengisi Ramadan 2026.
1. Indorelawan
Indorelawan berfungsi sebagai jaringan penghubung berbagai inisiatif sosial. Melalui platform ini, individu dapat menemukan program relawan dari banyak NGO, termasuk kegiatan berbagi selama Ramadan. Model kegiatannya fleksibel, sehingga cocok bagi relawan pemula yang ingin mencoba berbagai jenis aksi sosial.
2. Ketimbang Ngemis Jakarta
Komunitas ini sangat terbuka bagi anak muda urban yang ingin menjadi relawan lapangan untuk mencari dan memvalidasi sosok lansia atau difabel pejuang nafkah di sekitar Jakarta. Di sini, pengalaman berkenalan muncul melalui aktivitas survei langsung dan distribusi bantuan modal ekonomi bagi mereka yang menolak mengemis.
3. FoodCycle Indonesia
Aktivitas ini sangat mudah diikuti oleh siapa pun karena fokus kepada proses pengemasan hingga distribusi makanan berlebih dari restoran atau hotel kepada masyarakat prasejahtera. Kerja kolektif di dapur sosial atau saat distribusi makanan menciptakan interaksi antarrelawan yang sama-sama peduli kepada isu ketahanan pangan.
4. Komunitas Jendela Jakarta
Bagi yang memiliki minat di dunia pendidikan, komunitas ini mengajak relawan umum untuk menjadi pendamping di dalam sesi literasi dan kelas kreatif bagi anak-anak. Nilai kebersamaan di komunitas ini terbangun melalui interaksi intens saat mengajar dan menyusun kurikulum belajar yang santai namun edukatif.
5. Relawan TurunTangan
Dikenal dengan gerakannya yang sangat cair dan inklusif, komunitas ini memberikan ruang bagi relawan baru untuk terlibat dalam berbagai aksi sosial yang menuntut kolaborasi tim tanpa sekat latar belakang. Proyek-proyeknya sering kali bersifat kreatif dan berbasis komunitas, menjadikannya wadah jejaring yang dinamis bagi anak muda.
Beragam inisiatif relawan ini memperlihatkan bahwa kerja kolektif dan jejaring sosial terus bergeliat termasuk pada bulan puasa.
Konten dan referensi lain seputar aksi berbagi, komunitas, maupun dinamika sosial selama Ramadan dapat disimak melalui laman Ramadan Baik Bersama Katadata.