Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha 2025

Pexels
Ilustrasi, Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah
Penulis: Tifani
Editor: Safrezi
3/6/2025, 16.26 WIB

Puasa Tarwiyah dan Arafah adalah puasa sunah yang dilakukan sebelum Idul Adha. Keduanya merupakan salah satu amal ibadah yang dinantikan karena memiliki keutamaan luar biasa, termasuk penghapusan dosa hingga dua tahun.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah tanggal 9 Dzulhijjah. Artinya puasa Tarwiyah dilakukan pada 4 Juni 2025, sementara puasa Arafah dilakukan pada 5 Juni 2025.

Sama halnya dengan sunah puasa lainnya, puasa Tarwiyah dan Arafah dimulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam (waktu Magrib), dengan niat yang diucapkan pada malam sebelumnya atau sebelum fajar.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Ilustrasi, Puasa  (iStockPhoto)

Puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan sebagaimana puasa wajib pada umumnya, yaitu dimulai sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Mengutip dari situs NU Online, berikut niat puasa Tarwiyah dan Arafah.

1. Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya, "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'âlâ."

2. Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya, "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'âlâ."

Bagi orang yang lupa niat pada malam hari, niat boleh dibaca siang harinya, yakni dari pagi hari sampai sebelum tergelincirnya matahari (waktu zuhur), selagi ia belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Berikut adalah niat puasa Tarwiyah dan Arafah ketika siang hari:

1. Niat Puasa Tarwiyah Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya, "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta'âlâ."

2. Niat puasa Arafah Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya, "Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta'âlâ."

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Keutamaan Puasa (Freepik)

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, Puasa Arafah adalah amalan sunnah yang utama. Terdapat sejumlah keutamaan yang dapat diperoleh bagi umat muslim yang mengerjakan puasa Arafah, di antaranya:

1. Menghapus Dosa

Bagi umat muslim yang mengamalkan puasa Arafah, Allah SWT menjanjikan pengampunan dosa selama dua tahun, yakni satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.

Sebagaimana hadits dari Abu Qatadah yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang puasa Arafah, kemudian beliau menjawab:

"Puasa Arafah menghapus dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang." (HR. Muslim).1

2. Amalan yang Dicintai Allah

Hari Arafah merupakan bagian dari 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, yang disebut sebagai hari paling istimewa dalam setahun. Pada hari-hari ini, amal salih, termasuk puasa lebih dicintai Allah SWT.

روى البخاري رحمه الله عن ابن عباس رضي الله عنهما أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام - يعني أيام العشر - قالوا : يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء

Artinya: Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu 'Abbas Radhiyallahu 'anhuma bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun".

3. Dijauhkan dari Api Neraka

Puasa Arafah termasuk dalam amalan utama di 9 hari pertama bulan Dzulhijjah. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari-hari ini akan dijauhkan dari siksa api neraka.

Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

ما من عبد يصوم يوماً في سبيل الله ، إلا باعد الله بذلك اليوم وجهه عن النار سبعين خريف

"Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun". [Hadits Muttafaqun 'Alaih].

Demikian ulasan lengkap mengenai niat puasa Tarwiyah dan Arafah sebelum Idul Adha 2025.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.