Bulan suci Ramadhan adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama bulan Ramadan, umat Muslim melakukan banyak ibadah, seperti puasa, shalat tarawih, dan mengaji Al-Quran. Selain itu, ada banyak ceramah dan kultum dilaksanakan untuk memberikan motivasi dan inspirasi selama bulan suci ini.

Dalam praktiknya, ceramah juga bisa disampaikan dengan ringan dan lucu untuk mencairkan suasana dan menghibur jemaah. Hal ini cocok diterapkan bila jemaah yang hadir adalah anak remaja yang biasanya cepat bosan jika ceramah disampaikan dalam waktu yang terlalu lama dan monoton.

Berikut di bawah ini beberapa contoh teks ceramah ramadhan singkat dan lucu tentang berbagai tema beserta dalilnya yang bisa dijadikan sebagai referensi.

Contoh Teks Ceramah Ramadhan Singkat dan Lucu

Berikut ini lima contoh teks ceramah Ramadhan singkat dari berbagai sumber sebagai referensi bila ingin menghibur jemaah dengan ceramah yang lucu.

Contoh Teks Ceramah Ramadhan Singkat dan Lucu (Pexels)

1. Komedi dalam Islam

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pertama-tama, marilah kita bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang dengan rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul di sini. 

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering disuguhi berbagai situasi yang memerlukan hikmah dan kelucuan. 

Kadang-kadang, senyum dan tawa dapat menjadi obat untuk mengatasi kesulitan dan stres. 

Namun, penting untuk memahami bahwa seni komedi atau humor juga memiliki batas sesuai dengan ajaran agama.

Islam mengajarkan kita untuk menjaga etika dalam segala hal, termasuk dalam menyampaikan humor. 

Rasulullah SAW sendiri terkenal dengan sifatnya yang ramah dan suka tersenyum, namun beliau selalu menjaga batas-batas etika dalam setiap perkataan dan tindakannya.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran dalam Surah Al-Hujurat (49:11),

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain; boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok). Dan jangan pula wanita-wanita mengolok-olok wanita-wanita lain; boleh jadi wanita-wanita yang diolok-olok itu lebih baik daripada wanita-wanita yang mengolok-olok. Janganlah mencela dirimu sendiri dan janganlah saling panggil-memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah beriman, dan barangsiapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang yang zalim.”

Dalam hadits Rasulullah SAW, beliau bersabda, 

“Seorang mukmin tidaklah menghinakan dirinya sendiri.” (HR. At-Tirmidzi)

Jadi, sementara kita diperbolehkan untuk berkomedi dan bersenang-senang, kita harus menjauhi hal-hal yang dapat merendahkan martabat atau mencemarkan nama baik orang lain. 

Contoh komedi yang memperhatikan etika Islam adalah melibatkan lelucon yang bersifat umum, tanpa merugikan atau menyakiti perasaan orang lain.

Ingatlah, Islam mengajarkan kita untuk hidup dalam keseimbangan, menjaga kebaikan dalam setiap tindakan, termasuk saat bercanda atau menghibur. 

Semoga kita selalu dapat menggunakan seni komedi sebagai sarana positif untuk membawa keceriaan dan kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

2. Bijak dalam Menggunakan Media Sosial

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Tak lupa selawat dan salam kita curahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Pada kesmepatan ini, saya akan menyampaikan topik ceramah yang disukai para jamaah anak muda seperti kalian, yaitu media sosial. Di sini siapa yang suka bermain media sosial sampai berjam-jam?

Kadang kita lupa waktu saat bermain media sosial. Sebenarnya media sosial itu bagus untuk berkomunikasi, mencari informasi, dan lain sebagainya. Tapi akhir-akhir ini saya lihat banyak anak muda yang suka ribut-ribut di media sosial. Apakah kalian salah satunya? Saya yakin nih, salah satu dari kalian pasti ada yang pernah ribut di media sosial.

Ribut di media sosial itu sia-sia apalagi kalau topik yang diributkan tidak berfaedah. Apalagi jika sudah menggunakan kata-kata yang tidak baik. Ingatlah bahwa di balik akun media sosial yang kalian ajak ribut itu ada orang lain juga yang mungkin sakit hati menerima kata-kata itu.

Oleh karena itu, marilah bersikap bijak di media sosial. Ambil yang positif dan abaikan hal-hal negatif. Jangan terbawa arus ikut ribut atau ikut tren yang tidak berfaedah. Selain itu, gunakan media sosial secukupnya, jangan berlebihan atau sampai lupa waktu.  

Sekian ceramah ini saya sampaikan. Semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada kekurangan atau kesalahan dalam menyampaikan materi ceramah ini.   

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

3. Puasa, Diet Ala Rasulullah: Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahrag

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara-saudara yang dirahmati Allah SWT, pada kesempatan ini, saya ingin berbicara tentang bagaimana puasa dapat menjadi sebuah diet ala Rasulullah SAW yang efektif untuk menurunkan berat badan tanpa harus melakukan olahraga yang berat.

Sebagai umat Muslim, kita tentu saja sudah sangat akrab dengan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Namun, mungkin tidak semua dari kita menyadari bahwa puasa juga dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara yang sehat dan alami.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."

Rasulullah SAW sendiri juga telah memberikan contoh dalam menjalankan ibadah puasa. Beliau menganjurkan untuk makan secukupnya saat berbuka dan sahur, serta menghindari makanan yang berlebihan dan tidak sehat.

Selain itu, puasa juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara yang sehat dan alami.

Sebagai umat Muslim, kita seharusnya menjalankan puasa dengan penuh kesadaran dan memperhatikan asupan makanan yang kita konsumsi. Dengan menjaga pola makan yang sehat selama bulan Ramadhan, kita dapat meraih manfaat kesehatan yang luar biasa dan menjadikan puasa sebagai sebuah diet ala Rasulullah SAW yang efektif.

Saudara-saudara, mari kita jadikan puasa sebagai sebuah kesempatan untuk menjaga kesehatan tubuh dan meraih keberkahan dari Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan kemudahan kepada kita selama berpuasa.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Teks Ceramah Ramadhan Singkat dan Lucu (Pexels)

 

 

4. Hikmahnya Kentut

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pertama-tama, marilah kita menyampaikan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita kehidupan dan kesempatan untuk berkumpul di sini. 

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.

Hari ini, saya ingin membahas sesuatu yang mungkin kurang umum dalam ceramah keagamaan kita, yaitu tentang kentut. 

Iya, benar, kita akan membicarakan sesuatu yang seringkali dianggap tabu dan lucu. 

Namun, mari kita lihat dari sudut pandang Islam, bahkan dalam hal-hal yang sederhana sekalipun, kita dapat menemukan hikmah dan petunjuk dari Allah SWT.

Suatu hari, Umar bin Khattab, seorang sahabat Rasulullah, sedang duduk di majelis. 

Tiba-tiba, ada suara kentut yang cukup nyaring. Umar pun berkata dengan santai, 

“Barangsiapa yang kentut ini, dia mendapatkan hadiah satu ekor unta!” Semua orang tertawa, dan setelah sejenak, seorang sahabat mengakui bahwa itu adalah dirinya yang kentut. Umar dengan tertawa berkata, 

“Selamat, engkau mendapatkan unta!”

Meskipun kita tertawa dan menanggapinya dengan ringan, ada hikmah yang bisa kita petik dari ajaran Islam tentang hal ini. 

Islam mengajarkan kita untuk hidup dengan sikap santun dan rendah hati, bahkan dalam hal-hal yang terlihat sepele seperti kentut.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah (2:197), “Dan ambillah segala sesuatu yang baik dari tempat-tempat ibadah itu untuk dirimu dan bertakwalah kepada-Ku.”

Dalam hadits Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Allah itu baik dan menyukai yang baik. Allah itu bersih dan menyukai yang bersih. Malaikat-malaikat-Nya adalah yang suci dan Dia menyukai orang yang bersuci.” (HR. Muslim)

Jadi, meskipun topik ini terdengar lucu, Islam mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan dan sikap yang baik, bahkan dalam hal-hal yang terlihat kecil sekalipun. 

Kita diajarkan untuk menghormati tempat-tempat ibadah dan sesama muslim dengan memperhatikan tata krama dan kebersihan.

Mari kita jaga perilaku kita, bahkan dalam hal-hal yang terlihat kecil sekalipun. 

Semoga kita selalu menjadi umat yang santun, rendah hati, dan menjalankan kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam.

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

5. Takbiran itu Berisik tapi Bikin Merinding, Kenapa Ya?

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Halo sahabat-sahabatku yang baik hati! Sudahkah kalian merasakan semangat dan kegembiraan menjelang Hari Raya Idul Fitri? Pada kesempatan kali ini, saya ingin membahas mengenai fenomena yang terjadi pada malam takbiran dengan judul ceramah "Takbiran itu Berisik tapi Bikin Merinding, Kenapa Ya?".

Sebelum kita membahas lebih jauh, mari kita simak terlebih dahulu dalil dari Al-Qur'an Surah Al-Hajj ayat 27 yang menyatakan, "Dan umat manusia akan berkumpul di hadapan Kami pada hari Kiamat dengan warna-warna yang berbeda-beda. Maka barangsiapa yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan mengatakan, 'Ambillah kitabku, bacalah!".

Dalam ayat tersebut, Allah SWT menyatakan bahwa pada hari kiamat nanti, setiap manusia akan bertanggung jawab atas amal perbuatannya di dunia. Setiap orang akan mendapatkan kitabnya masing-masing yang berisi catatan baik buruknya amal perbuatannya di dunia.

Kembali ke topik takbiran, mengapa kita merasa berisik tapi merinding saat mendengar suara takbiran? Pertama-tama, tentu saja karena takbiran merupakan bentuk ungkapan syukur kita kepada Allah SWT atas kemenangan kita dalam menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Namun, selain itu, suara takbiran juga membuat kita merinding karena mengingatkan kita akan tanggung jawab kita di hadapan Allah SWT pada hari kiamat nanti. Takbiran merupakan pengingat bagi kita untuk terus berusaha dalam beribadah dan melakukan amal saleh agar kita mendapatkan kitab yang baik di hadapan Allah SWT.

Takbiran juga mengingatkan kita akan kebersamaan dan persaudaraan sebagai umat Islam. Suara takbiran yang meriah dan bergema di seluruh penjuru kota merupakan bentuk kebersamaan dan persatuan umat Islam dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Nah, itulah sedikit pembahasan dari saya mengenai fenomena takbiran yang berisik tapi bikin merinding. Semoga dengan mendengarkan takbiran, kita semakin termotivasi untuk terus beribadah dan melakukan amal saleh. Semoga Hari Raya Idul Fitri kali ini menjadi momen yang menyenangkan dan membawa keberkahan bagi kita semua.

Sekian ceramah singkat saya kali ini. Semoga bermanfaat dan menghibur. Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Itulah lima contoh teks ceramah Ramadhan singkat dan lucu sebagai referensi bila ingin menyampaikan ilmu agama Islam kepada jemaah dengan cara yang menghibur.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.