Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah Swt., yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga kita semua selalu sehat dan dalam perlindungan-Nya. Tidak lupa selawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw.
Pada pagi yang cerah ini, izinkan saya menyampaikan materi yang berkaitan dengan salat. Salat merupakan kewajiban bagi pemeluk agama Islam. Rasulullah saw., bersabda "salat itu seperti sebuah tiang di dalam agama".
Hal ini dapat diibaratkan seperti sebuah rumah, jika tidak mempunyai tiang maupun tembok sebagai penyangga pasti roboh dan tidak dapat berdiri.
Mengingat betapa pentingnya salat maka orang yang sedang sakit pun tetap diwajibkan salat. Apabila tidak mampu berdiri bisa sembari duduk atau tiduran sesuai ketentuan yang telah diatur.
Rasulullah saw. pernah berkata kalau manusia mengetahui bahwa pahala salat subuh dan asar maka setiap orang akan mendatanginya, walaupun harus merangkak. Hal ini menjadi bukti begitu besarnya pahala dari mengerjakan salat.
Salat tidak hanya menjadi suatu kewajiban saja melainkan juga sebagai bukti keimanan seseorang kepada Allah Swt. Di dalam QS. Al Ma'uun: 4-5 Allah Swt. berfirman yang artinya:
"Celakalah mereka yang salat, yaitu orang-orang yang telah lalai dengan salatnya."
Orang-orang yang tidak mengerjakan salat maka akan celaka dan rugi. Jika salat seseorang baik maka amalan yang lain ikut baik. Namun, apabila salatnya buruk maka amalan lainnya juga buruk.
Salat sebaiknya dilaksanakan tepat waktu secara khusuk. Saat kumandang adzan terdengar, bersegeralah datang ke masjid. Namun, untuk perempuan lebih diutamakan salat di rumah.
Salat juga berfungsi mencegah perbuatan keji dan mungkar. Hal ini seperti firman Allah Swt., di QS. Al-Ankabut. Dengan demikian, seseorang tidak akan melakukan perbuatan dosa, seperti mencuri, berzina, melakukan tindak kekerasan, dan lain-lain.
Demikian, materi singkat yang dapat saya sampaikan, semoga Allah Swt. memberi kemudahan kepada kita untuk selalu menjalankan salat dengan baik sesuai tuntunan agama. Aamiin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
6. Kedudukan Sholat dalam Islam
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hadirin sekalian yang dirahmati oleh Allah, pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan ceramah singkat tentang kedudukan sholat dalam Islam.
Seperti yang kita ketahui, sholat adalah ibadah yang teridiri dari ucapan dan perbuatan khusus yang diawali dengan takbir dan diakhir dengan salam.
Sholat hukumnya wajib berdasarkan dalil dari al-Quran dan Hadis, kecuali bagi wanita yang sedang haid dan nifas.
Wajibnya sholat ini berdasarkan firman Allah, yang berbunyi:
“Dan dirikanlah Sholat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk,” (QS. al-Baqarah: 43)
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Islam dibangun di atas lima perkara, yakni kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, puasa Ramadan, dan haji”.
Hadirin yang dirahmati Allah SWT
Dalam Islam, sholat memiliki empat kedudukan. Pertama, salat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisap oleh Allah SWT di akhirat kelak.
Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda: “yang paling pertama ditanya pada seorang hamba adalah sholatnya. Jika sholatnya baik, maka ia akan beruntung dan selamat. Jika sholatnya rusak, maka ia rugi dan tidak selamat,” (hadis riwayat An-Nasai dan at-Tirmidzi).
Kedua, sholat adalah tiang agama. Artinya, agama Islam tidak akan tegak tanpanya. Rasulullah SAW bersabda:
“Pokok segala perkara adalah Islam, tiangnya adalah Sholat sedangkan puncaknya adalah jihad,” (hadis riwayat at-Tirmidzi).
Ketiga, Sholat merupakan parameter amal seseorang. Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW, bersabda:
“Yang paling pertama dihisab dari seorang hamba adalah sholat, jika sholatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya. Jika Sholatnya buruk, maka buruklah seluruh amalnya”. (hadis riwayat Ath-Thabrani).
Terakhir, dalam sholat, terdapat keutamaan, yakni sebagai medium penghapus dosa. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
“Perumpaan sholat lima waktu seperti sungai yang mengalir deras di depan pintu rumah salah seorang di antara kalian, di mandi padanya sebanyak lima kali”. (Hadis riwayat Muslim).
Untuk itu, jangan sekali-kali kita meninggalkan ibadah sholat, agar kita tidak termasuk orang yang merugi. Sebaliknya, kita harus menjalankan ibadah sholat lima waktu dengan baik, sehingga amalan kita sepenuhnya diterima oleh Allah SWT.
Demikian isi ceramah singkat tentang sholat ini saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Jazakumullah Khairan Katsiran, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!
7. Meraih Dua Manfaat Salat Tarawih
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah Swt yang sudah melimpahkan rahmat dan nikmat, sehingga dapat berkumpul di acara ceramah hari ini. Selawat serta salam tidak lupa kita curahkan kepada Nabi Muhammad saw.
Saat ini kita semua berada di bulan yang penuh berkah yaitu bulan Ramadan. Di mana pada bulan ini semua amal ibadah dan kebajikan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Swt. Sehingga mari kita semua berlomba-lomba untuk mendapatkan semua keberkahan.
Salah satu ibadah yang dapat dilaksanakan dan bermanfaat untuk kita semua yaitu menunaikan salat sunah tarawih dengan istikamah selama bulan Ramadan. Sebab salat sunah tersebut hanya dilakukan ketika bulan Ramadan saja.
Terdapat dua manfaat yang sangat besar untuk orang-orang yang telah melaksanakan salat tarawih. Adapun kedua manfaat tersebut yaitu manfaat rohani dan manfaat jasmani.
Manfaat rohani berupa ampunan atas segala dosa-dosa yang sudah pernah kita lakukan kepada Allah Swt. Sementara manfaat jasmani berupa kesehatan tubuh dan dapat terhindar dari berbagai penyakit akibat makanan yang telah dikonsumi ketika berbuka puasa.
Hadirin yang dirahmati oleh Allah, demikian ceramah kali ini saya cukupkan. Semoga dari penyampaian singkat tadi dapat menumbuhkan semangat bagi kita agar dapat berlomba-lomba dalam hal kebaikan. Salah satunya dapat menjalankan salat sunah tarawih.
Wabillahi taufiq wal hidayah. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
8. Ancaman Meninggalkan Sholat
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hadirin yang Dimuliakan oleh Allah SWT.
Salat bukan hanya sekadar amalan yang baik saja, namun juga menjadi bagian utama yang dihisab pada hari akhir.
Apabila banyak orang yang meninggalkan salat demi duniawinya, bukan tak mungkin banyak ancaman bahaya bertubi-tubi.
Hal ini ditafsirkan langsung pada Al-Quran dalam surat Al-Mudatsir ayat 42-43 yang berbunyi:
“Kenapa kalian masuk neraka saqar? Kami ini dulu tidak mengerjakan salat.”
Berdasarkan fakta tersebut tidak rajin salat bisa saja menimbulkan efek domino yang cukup membahayakan.
Sebagai contoh, Nabi menyuruh anak kita untuk salat wajib mulai dari tujuh tahun, kalau sepuluh tahun tidak salat maka nabi suruh pukul. Ini sesuai dengan hadis Rasulullah saw. yang berbunyi :
مُرُوا أَوْلادكُمْ بِالصَّلاةِ وهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، واضْرِبُوهمْ علَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ، وفرَّقُوا بيْنَهُمْ في المضَاجعِ
“Perintahkan anakmu shalat ketika umur 7 tahun, dan pukullah dia kalau dia belum shalat sampai dia umur 10 tahun, dan pisahkan tempat tidur antara anak laki-laki dan anak perempuan.” (H.R Abu Dawud).
Dengan demikian, ada baiknya kita sudah mengajarkan anak sejak dini pentingnya melakukan salat wajib, baik secara sendiri dan berjamaah terlebih menjadi tiang agama yang kuat.
Ceramah singkat tentang sholat ini saya akhiri.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
9. Sholat Pencegah Perbuatan Dosa
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Jamaah kultum sholat Isya’ yang dirahmati Allah, fungsi sholat dijelaskan dalam surah Al 'Ankabut/Laba-laba ayat 45.
اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَوَةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ
Artinya: Bacalah Kitab, yang diwahyukan kepada engkau, dan tetaplah mengerjakan sholat, sesungguhnya sholat itu menghalangi dari (mengerjakan) perbuatan keji dan kesalahan.
Apabila seorang muslim rutin sholat tetapi tetap gemar berbuat maksiat, kesimpulannya sholatnya belum benar. sholat yang khusyu menimbulkan rasa takut dan rasa malu untuk melakukan dosa.
Fungsi sholat adalah "rem" spiritual yang menghindarkan kita dari jurang kehinaan. Oleh karenanya, dalam ceramah singkat tentang sholat ini, marilah kita perbaiki sholat, agar sholat kita mampu membimbing dan melindungi kita dari segala kejahatan.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
10. Keutamaan Sholat Subuh
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah alhamdulillahirabbil’alamin, wabihinasta’in, wa’ala umridun ya wad din, wassholatu wassalamu’ala asrafil ambiyai, wamursalin, wa’ala alihi washahbihi ajma’in ‘ama ba’du.
Segala puji bagi Allah Swt., yang begitu banyak memberikan kita kenikmatan, terutama nikman iman, islam dan nikmat kesehatan.
Selawat dan salam tercurahkan kepada baginda besar Nabi Muhammad saw., yang telah membawa kita dari jaman kegelapan, ke jalan yang terang bederang, dan membawa kita ke jalan yang benar.
Jamaah sholat Subuh yang saya cintai, kesempatan ini akan saya gunakan untuk menyampaikan ceramah singkat tentang sholat. Khususnya tentang keutamaan sholat Subuh.
Sholat Subuh memiliki keistimewaan luar biasa. Rasulullah saw. bersabda:
“Barang siapa yang menunaikan sholat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah.” (HR. Muslim)
Sholat Subuh juga menjadi pembuka berkah dalam hari kita. Allah berfirman dalam hadis qudsi:
“Kami telah menjadikan waktu Subuh sebagai waktu yang penuh keberkahan bagi umat-Ku.” (HR. Ahmad)
Jangan sampai kita melewatkan sholat Subuh karena kemalasan atau kesibukan dunia. Banyak sekali keutamaan dalam melaksanakan sholat Subuh.
Sholat sunah fajar yang dilaksanakan sebelum sholat Subuh juga menjadi salah satu keberkahan waktu Subuh. Rasulullah saw. menjanjikan dalam sebuah hadis bahwa keutamaan sholat fajar ialah lebih utama dari dunia dan seisinya.
وَلِمُسْلِمٍ: «رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا».
Dalam riwayat Muslim disebutkan, “Dua rakaat sunnah Fajar lebih baik daripada dari dunia dan seisinya.” (HR. Muslim, no. 725)
Kabar gembira ini sepatutnya menjadi motivasi untuk kita semua bersemangat melaksanakan sholat Subuh. Jangan tergoda dengan nikmat dunia yang sifatnya sementara. Marilah kita ramaikan masjid dengan menjadi bagian dari jamaah sholat Subuh.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh