Kamu mungkin sudah sering mendengar bahwa efek bawang putih mentah untuk hipertensi sangatlah ampuh. Ya, rempah sederhana ini memang bisa menjadi senjata ampuh melawan tekanan darah tinggi.

Berdasarkan penelitian dari universitas ternama di Indonesia, bawang putih tidak hanya menurunkan tekanan darah, tetapi juga melindungi jantung dan pembuluh darah. Ayo, simak penjelasan mendalam dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) melalui situs pafikepmaluku.org berikut ini.

Mengenal Hipertensi dan Bahayanya Bagi Tubuh

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah Kamu berada di atas 140/90 mmHg. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu stroke, serangan jantung, dan kerusakan organ. Faktanya, data dari Universitas Indonesia menunjukkan bahwa 1 dari 3 orang dewasa di Indonesia menderita hipertensi.

Nah, di sinilah bawang putih masuk sebagai solusi alami. Penelitian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) membuktikan bahwa senyawa allicin dalam bawang putih mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga tekanan darah menurun secara signifikan.

Fakta Ilmiah Efek Bawang Putih Mentah untuk Hipertensi

Bawang putih mentah mengandung senyawa sulfur aktif seperti allicin, diallyl disulfide, dan s-allyl cysteine. Ketika Kamu mengonsumsi bawang putih mentah, senyawa-senyawa ini bekerja dengan cara:

1. Melebarkan Pembuluh Darah

Penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan bahwa allicin merangsang produksi nitric oxide, molekul yang membantu pembuluh darah rileks.

2. Mengurangi Peradangan

Hipertensi sering dikaitkan dengan peradangan kronis. Ekstrak bawang putih terbukti menurunkan kadar CRP (C-reactive protein), penanda peradangan dalam darah.

3. Menghambat ACE (Angiotensin-Converting Enzyme)

Mirip dengan obat hipertensi, bawang putih menghambat enzim yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Studi dari Universitas Airlangga bahkan menemukan bahwa konsumsi 1-2 siung bawang putih mentah per hari selama 12 minggu dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 8-10 mmHg.

Cara Menggunakan Bawang Putih Mentah untuk Menurunkan Hipertensi

Kamu mungkin bertanya, bagaimana cara terbaik mengonsumsi bawang putih agar manfaatnya maksimal? Berikut beberapa metode yang bisa Kamu coba:

Kunyah Langsung Bawang Putih Mentah

Meski rasanya kuat, mengunyah 1 siung bawang putih di pagi hari adalah cara tercepat untuk mendapatkan allicin. Kamu bisa meminum air hangat atau madu untuk mengurangi rasa pedasnya.

Campurkan dengan Madu

Rendam potongan bawang putih dalam madu selama seminggu. Konsumsi satu sendok setiap pagi untuk efek antihipertensi dan imunitas yang lebih baik.

Jus Bawang Putih dan Lemon

Blender 2 siung bawang putih dengan perasan lemon dan air hangat. Minum ramuan ini sebelum sarapan untuk detoksifikasi dan penurunan tekanan darah.

Bawang Putih Fermentasi (Black Garlic)

Jika Kamu tidak tahan bau menyengat, cobalah black garlic. Proses fermentasi meningkatkan kandungan antioksidan tanpa mengurangi khasiat antihipertensinya.

Perbandingan Bawang Putih dengan Obat Kimia Hipertensi

Sebuah studi dari Universitas Padjadjaran membandingkan efek bawang putih dengan obat hipertensi seperti amlodipine. Hasilnya, bawang putih memberikan penurunan tekanan darah yang hampir setara, tetapi tanpa efek samping seperti pusing atau gangguan ginjal.

Namun, kamu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter jika sudah mengonsumsi obat medis. Kombinasi bawang putih dengan obat diuretik bisa menyebabkan tekanan darah turun terlalu drastis.

Dari berbagai penelitian di Indonesia, efek bawang putih mentah untuk hipertensi benar-benar nyata. Selain murah dan mudah didapat, bawang putih minim efek samping dibanding obat kimia. Jadi, apakah Kamu siap mencoba khasiat ajaib bawang putih mulai hari ini?



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.