Contoh Teks Pidato Persuasif Singkat tentang Lingkungan

Unsplash
Ilustrasi, aktivis lingkungan.
Penulis: Anggi Mardiana
Editor: Agung
25/8/2023, 13.58 WIB

Pidato persuasif singkat tentang lingkungan bisa dipelajari dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Teks pidato persuasif berisi ajakan untuk melakukan sesuatu dengan usaha bersama, salah satunya menjaga kelestarian lingkungan.

Teks pidato memuat kosakata khas seperti kata “ayo” dan “mari” yang bisa membuat para pembaca atau pendengar tergerak melakukan saran dari pembawa pidato. Agar bisa membuat teks pidato persuasif yang baik dan benar, Anda bisa melihat contohnya dalam ulasan berikut ini.

Pengertian Teks Pidato

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teks pidato merupakan ungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan untuk orang banyak. Menurut Rusmadi (1992), pidato merupakan kegiatan berbicara di depan umum untuk menyampaikan suatu masalah dan tujuan tertentu.

Wiyanto (2001) menambahkan bahwa ada 3 unsur dalam pidato yaitu komunikator, pesan dan komunikan. Pidato biasa digunakan dalam acara formal, sifatnya disampaikan kepada banyak orang. Pidato berguna untuk menyampaikan beberapa pesan kepada para pendengar.

Pidato singkat memang lebih ringkas dan teks yang dihasilkan tidak sepanjang pidato pada umumnya. Pidato tidak diucapkan oleh kalangan petinggi negara saja tetapi bisa dilakukan di mana saja, oleh siapa saja dan kapan saja.

Contoh Pidato Persuasif Singkat tentang Lingkungan

Contoh Pidato Persuasif Singkat Tentang Lingkungan (Unsplash)

Pidato merupakan wacana yang disiapkan untuk diucapkan di depan audiens, berikut contoh pidato persuasif singkat tentang lingkungan:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam sejahtera,

Yth. Bapak dan Ibu guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya cintai.
Sebelumnya marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pada pagi hari ini, kita bisa berkumpul bersama di tempat ini.

Teman-teman yang saya cintai, kita tahu bahwa lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk hidup. Agar hidup kita nyaman, salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu menjaga kelestarian lingkungan dengan menjaga kebersihannya.

Menjaga kebersihan lingkungan bisa dimulai dari hal kecil namun memang terkadang sulit dilakukan. Misalnya membuang sampah pada tempatnya yang dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu.

Kebersihan lingkungan merupakan keadaan lingkungan layak ditinggali oleh manusia dan keadaan kesehatan manusia secara fisik bisa tetap terjaga. Saat ini kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan juga dirasa masih kurang.

Marilah memulai dengan melihat kondisi lingkungan sekitar sekolah yang masih berserakan oleh sampah padahal tempat sampah sudah memadai. Adanya kesadaran diri untuk membuang sampah pada tempatnya merupakan wujud dari menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Selain membuang sampah pada tempatnya, kita juga bisa menjalankan piket kelas sebagai aksi menjaga kebersihan. Bisa juga dengan mulai memilah sampah sesuai kelompoknya sebelum dimasukkan ke dalam tempat sampah. Sebagai informasi, berikut jenis-jenis sampah:

1. Sampah Basah
Sampah basah merupakan jenis sampah yang bisa terurai dan membusuk. Misalnya sisa sayur dan buah-buahan, makanan, sampah dapur dan sampah kebun.
2. Sampah Kering
Sampah kering merupakan jenis sampah yang tidak bisa membusuk dan terurai secara alami. Contohnya kardus, kertas, plastik, karet, tekstil, kaca, kaleng dan lainnya.
3. Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Sampah beracun dan reaktif cukup membahayakan bagi kesehatan dan kehidupan organisme lain. Misalnya cat, petisida, baterai dan sampah rumah sakit. Namun sampah yang disediakan hanya 2 yaitu basah dan kering sehingga harus dipilah.

Saat ini kita perlu disadarkan dengan menjaga kebersihan lingkungan karena kurangnya menjaga kebersihan lingkungan yang bisa menimbulkan bencana seperti wabah penyakit dan banjir. Selain itu, masalah yang kita hadapi yaitu global warning atau pemanasan global.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, perlu adanya kesadaran dari setiap individu untuk menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini perlu dilakukan agar tidak ada bencana yang menimpa kehidupan kita akibat kurangnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan pepatah bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Karena itu, saya berharap teman-teman semua peduli dan sadar mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Sekian pidato yang bisa sampaikan, mohon maaf apabila ada salah kata.

Terimakasih dan selamat pagi.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tujuan Pidato

Tujuan pidato (Unsplash)

Berdasarkan penyampaian dan isinya, berikut tujuan pidato:

1. Sambutan atau Sapaan

Sambutan atau sapaan memiliki tujuan untuk menyapa para tamu yang hadir dalam suatu kegiatan. Misalnya pidato pembukaan acara dan peresmian sebuah gedung.

2. Informatif

Informatif merupakan tujuan pidato untuk memberikan informasi kepada khalayak mengenai suatu fenomena atau informasi, contohnya konferensi pers.

3. Persuasif

Tujuan pidato berikutnya yaitu mengajak atau mempengaruhi khalayak agar melakukan sesuatu. Misalnya pidato mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19.

4. Rekreatif

Rekreatif merupakan tujuan pidato untuk menghibur khalayak melalui humor atau lelucon.

Contoh pidato persuasif singkat tentang lingkungan di atas bisa Anda jadikan referensi agar tidak bingung lagi saat membuatnya. Perlu diingat bahwa tujuan membuat pidato persuasif untuk mempengaruhi dan mengajak audiens melakukan sesuatu yang kita bahas seperti tergerak menjaga kebersihan lingkungan.