Saat menutup pidato, kebanyakan orang biasanya hanya menyampaikan salam penutup. Agar berbeda dari lainnya, tidak ada salahnya untuk mengakhiri pidato dengan kata-kata yang menarik dan berkesan.
Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menyisipkan pantun berisi bait-bait lucu untuk menghibur audiens yang mungkin merasa bosan saat sesi penyampaian pidato. Tidak hanya menghibur, menyampaikan pantun juga bisa mencairkan suasana yang semula kaku menjadi hangat.
Berikut ini kumpulan pantun penutup pidato lucu yang bisa dijadikan sebagai referensi.
Pantun Penutup Pidato Lucu
Berikut ini 50 pantun lucu yang bisa disampaikan untuk menghidupkan suasana sekaligus menghibur audiens saat menutup pidato.
1. Di China ada pendeta
Berpidato tak henti cakap
Semua sibuk entah mengapa
Sehingga salam penutup tak terjawab
2. Jalan-jalan ke Taman Mini
Singgah sebentar membeli kuaci
Pidato saya sampai sini
Lain waktu kita sambung lagi
3. Memancing ikan di tepi kali
Dapat ikan mas diberi nama Kadir
Demikianlah pidato saya sampai di sini
Semoga bermanfaat bagi semua yang hadir
4. Rumah Budi rumah Iwan
Jika bertemu tinggal buka pintu
Sampai jumpa kawan-kawan
Semoga bertemu lain waktu
5. Pisau diasah di pagi hari
Bawa ke kebun untuk membabat
Berakhir sudah pidatoku ini
Semoga bisa memberi manfaat
6. Berjalan sore Adi yang berwajah tampan
Buat hati terpanah kata si Lulu
Kalau nampak saya di jalan
Bolehlah kita ngopi dahulu
7. Pergi ke kondangan Laras memakai kebaya
Diingatkan Atuk jangan sampai terjatuh
Dengarkanlah ucapan terakhir dari saya
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
8. Datang Nak Budi bertanya-tanya
Mengapa kotor itu tidak bersih
Atas segala perhatiannya
Saya ucapkan terima kasih
9. Bang Rahmat datang dengan berani
Ke dokter untuk mencabut gigi
Izinkan saya mengakhiri pidato ini
Jangan kangen besok ketemu lagi
10. Kalau kura-kura pergi ke sungai
Tentulah dia mencari makan
Kalau kata-kataku melukai hati
Mohon kiranya dapat dimaafkan
11. Main bola di lapangan luas,
Tendangannya sampai ke pagar.
Sekian dulu kata terucap jelas,
Semoga semua makin pintar.
12. Naik motor tanpa helem,
Langsung ditilang pak polisi.
Kalau pidato ini terkesan serem,
Itu cuma gaya ekspresi.
13. Main petak umpet di kebun,
Sembunyi di balik pohon jambu.
Saya akhiri pantun penuh pantun,
Sampai bertemu di waktu yang baru.
14. Ada gajah makan rumput,
Disapa kancil lewat samping.
Jangan bosan walau saya ribut,
Namanya juga siswa yang rajin.
15. Ada kucing main gitar,
Suaranya bikin tertawa.
Cukup sekian dari saya sebentar,
Kalau kurang, sambung di lain acara.
16. Di Kota Berlin banyak melati
Melati putih buat seremoni
Hadirin yang saya hormati
Terima kasih telah menyimak ceramah ini
17. Mentari senja telah tenggelam
Hujan turun mulai terjatuh
Kami tutup ceramah dengan salam
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
18. Petik mangga dapat lima
Cuci dulu supaya bersih
Ceramah saya tidaklah lama
Cukup sekian terima kasih
19. Sungguh gagah raja Malaya
Dari Malaka ke negeri Campa
Sampai di sini ceramah saya
Wassalamualaikum sampai jumpa
20. Di sungai ada buaya
Buayanya lagi makan ikan
Demikian ceramah saya
Semoga hadirin berkenan
21. Burung dara burung cenderawasih
Cari dulu di Papua
Cukup sekian terima kasih
Semoga bermanfaat untuk semua
22. Tidur nyenyak di atas ranjang
Air mengalir di kolam ikan
Pidato saya memang panjang
Walau panjang tapi menyenangkan
23. Sungguh indah pulau Jawa
Singapura kotanya rapih
Semoga manfaat untuk semua
Saya undur terima kasih
24. Hari panas di tengah sawah membelah
Hutan rimba menjadi rumah bagi si rusa
Maafkan jikalau perkataan saya ada yang salah
Namanya juga kita semua manusia
25. Bayi merangkak di atas tanah
Merangkak sampai ke belakang rumah
Semoga pidato ini menjadi berkah
Untuk lentera di alam barzah
26. Ambillah papan bawalah paku,
Paku di pukul dengan tembaga,
Maafkan salah kata-kataku,
Namanya juga manusia biasa
27. Penjahit benang di dalam peti,
Ibu Tuti menjahit kebaya,
Saya pamit untuk undur diri,
Terima kasih atas perhatiannya.
28. Kemumu di dalam semak,
Lari terbang mendengar babat,
Terima kasih telah menyimak,
Semoga bisa memberi manfaat.
29. Pergi ke pasar menjual rambutan,
Pasar dibuka pagi senin,
Sampai jumpa teman-teman,
Semoga bertemu di kesempatan lain.
30. Sungguh enak sayur buncis,
Dipulam bulat si buah pete,
Kututup pidato waktu sudah habis,
Bapak Kepala sudah mengode.
31. Kalau ada sumur di ladang
Boleh saya menumpang mandi
Kalau ada umur yang panjang
Boleh dong saya pidato lagi
32. Pisau menggores menjadi luka
Rasanya sakit amatlah pedih
Cukup sekian dari saya
Saya haturkan terima kasih
33. Beli buku ke Cikini
Membaca cerita tentang kebaya
Demikianlah pidato saya sampai di sini
Terimakasih atas perhatiannya
34. Pisau diasah pagi-pagi
Bawa ke kebun untuk membabat
Berakhir sudah pidatoku ini
Semoga bisa memberi manfaat
35. Hari raya masak opor ayam
Untuk dibagikan para sesepuh
Kututup pidato dengan salam
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
36. Main catur di rumah paman,
Kalah karena salah langkah.
Kalau pidato saya tak berkesan,
Tolong maafkan dan jangan marah.
37. Ke rumah nenek bawa martabak,
Pulangnya dikasih uang jajan.
Kalau kata saya terlalu banyak,
Anggap saja bonus hiburan.
38. Naik kapal ke pulau seberang,
Tiba-tiba lihat pelangi indah.
Pidato ini saya tutup sekarang,
Sampai jumpa di lain kesempatan cerah.
39. Burung nuri hinggap di ranting,
Sambil nyanyi lagu kenangan.
Sekian pidato saya yang ringan dan garing,
Semoga menghibur dan ada manfaatnya kawan.
40. Ambil semangka di kebun buah,
Dipotong dua dan dibagi rata.
Sampai di sini pidato berakhir sudah,
Mohon maaf bila banyak celoteh tak bermakna.
41. Kalau ada sumur di ladang,
Bolehlah kita menyikat gigi
Kalau ada umur yang panjang
Bolehkah saya pidato lagi?
42. Burung Irian, cenderawasih
Anak monyet sakit gigi
Cukup sekian terima kasih
Jangan lupa undang saya lagi.
43. Tanam bunga tanam kubis
Tumbuh subur berlapis-lapis
Bukan karena materi habis
Namun, waktu sudah menipis.
44. Mangga harum namanya kueni
Sayang sedang sakit gigi
Penampilan saya sampai di sini
Besok-besok yuk sambung lagi.
45. Untuk apa jadi bujang
Hidup sepi tak bermuara
Ingin hati presentasi panjang
Apa daya masih ada acara.
46. Jalan-jalan ke Taman Mini
Singgah sebentar membeli kuaci
Pidato saya sampai di sini
Lain waktu kita sambung lagi
47. Ke barber shop memotong misai
Misainya panjang dan juga lebat
Acara workshop sudah pun selesai
Mari amalkan ilmu yang didapat
48. Lebat daunnya pohon cemara
Tumbuhnya semak di tepi perigi
Sampailah kita di penghujung acara
Semoga nanti diadakan lagi
49. Ibu siti membeli kurma
Letak di loyang rasanya manis
Rasa hati ingin terus bersama
Tapi sayang waktunya sudah habis
50. Beli kambing untuk akikah
Mohon restu dari ustazah
Semoga pidato ini jadi berkah
Untuk lentera di alam barzah
Demikian 50 pantun penutup pidato lucu yang bisa disampaikan untuk menghibur audiens.