Struktur Kepemilikan Saham di Atas 1% BUKA, Siapa Terbesar?

Bukalapak
Struktur Kepemilikan Saham Diatas 1% BUKA
Penulis: Izzul Millati
Editor: Safrezi
17/3/2026, 15.03 WIB

Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu informasi penting dalam memahami komposisi investor dalam perusahaan terbuka, seperti PT Bukalapak.com Tbk. Informasi Struktur kepemilikan saham menggambarkan pihak-pihak yang memegang porsi kepemilikan besar serta potensi pengaruh mereka terhadap arah kebijakan perusahaan.

Di Indonesia, perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) diwajibkan melaporkan perubahan kepemilikan saham secara berkala. Data tersebut selanjutnya dicatat dan dikelola oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai lembaga penyimpanan efek nasional. Melalui sistem ini, publik dapat mengetahui daftar pemegang saham yang memiliki porsi kepemilikan tertentu, termasuk pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%.

Salah satu perusahaan teknologi yang memiliki struktur kepemilikan saham yang menarik untuk dicermati adalah PT Bukalapak.com Tbk dengan kode saham BUKA.

Profil PT Bukalapak.com Tbk

Bukalapak (Bukalapak)

 

PT Bukalapak.com Tbk merupakan perusahaan teknologi yang bergerak di bidang perdagangan elektronik atau e-commerce. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2010 dan dikenal sebagai salah satu pionir marketplace digital di Indonesia.

Bukalapak menyediakan platform perdagangan daring yang menghubungkan penjual dan pembeli melalui internet. Melalui platform tersebut, pelaku usaha kecil, menengah, maupun individu dapat memasarkan produk mereka kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia.

Selain marketplace, perusahaan juga mengembangkan berbagai layanan digital lain seperti layanan keuangan digital, solusi bisnis bagi pelaku usaha kecil, serta platform teknologi yang mendukung ekosistem ekonomi digital.

Pada tahun 2021, Bukalapak melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. IPO tersebut menjadi salah satu penawaran saham terbesar dari perusahaan teknologi di Indonesia.

Sebagai perusahaan terbuka, Bukalapak wajib menerapkan prinsip transparansi serta tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance, termasuk melaporkan komposisi kepemilikan saham kepada publik.

Ketentuan Pelaporan Struktur Kepemilikan Saham oleh BEI

Bursa Efek Indonesia mewajibkan setiap perusahaan tercatat untuk melaporkan perubahan kepemilikan saham secara berkala kepada publik. Ketentuan ini bertujuan untuk menjaga transparansi pasar modal serta memberikan informasi yang jelas kepada investor mengenai komposisi pemegang saham suatu perusahaan.

Dalam praktiknya, pencatatan kepemilikan saham dilakukan melalui sistem yang dikelola oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Lembaga ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan efek secara kolektif sekaligus administrasi data kepemilikan saham perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia.

Lewat sistem tersebut, investor bisa melihat daftar pemegang saham beserta besaran kepemilikannya, termasuk mereka yang memiliki lebih dari 1% saham. Data ini umumnya disajikan dalam laporan kepemilikan saham yang diterbitkan oleh perusahaan emiten maupun lembaga kustodian.

Transparansi kepemilikan saham menjadi bagian penting dalam menjaga integritas pasar modal. Dengan adanya informasi tersebut, investor dapat memahami struktur kepemilikan suatu perusahaan serta mengidentifikasi pihak yang memiliki pengaruh signifikan dalam pengambilan keputusan perusahaan.

Struktur Kepemilikan Saham BUKA di Atas 1%

Berdasarkan data kepemilikan saham per 27 Februari 2026, berikut daftar pemegang saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dengan kepemilikan di atas 1%.

Pemegang SahamNegaraJumlah SahamPersentase
Kreatif Media Karya PTIndonesia46.321.746.38544,91%
PT Elang Mahkota Teknologi TbkIndonesia10.821.706.04010,49%
Bukalapak.com Tbk PTIndonesia10.786.007.00710,46%
Employees Provident Fund BoardMalaysia2.301.614.2002,23%
Mirae Asset Nav Asia GrowthSingapura1.857.930.5091,80%
Wilhux HalimIndonesia1.438.287.8441,39%
Achmad Zaky SufariIndonesia1.238.240.4421,20%
Muhammad Fajrin RasyidIndonesia1.221.500.0331,18%

Profil Pemegang Saham BUKA

Berikut adalah profil pemegang Saham Buka dengan kepemilikan saham diatas 1%”

  1. PT Kreatif Media Karya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang media dan hiburan digital. Perusahaan ini merupakan bagian dari kelompok usaha Emtek Group, yang memiliki berbagai bisnis di sektor media, teknologi, dan layanan digital. 
  2. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk merupakan perusahaan investasi teknologi dan media yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham EMTK. Perusahaan ini memiliki portofolio bisnis yang mencakup media televisi, layanan digital, serta investasi pada perusahaan teknologi di Asia Tenggara.
  3. PT Bukalapak.com Tbk juga tercatat sebagai pemegang saham melalui saham treasuri atau saham yang dimiliki kembali oleh perusahaan. Saham treasuri biasanya berasal dari aksi korporasi seperti program pembelian kembali saham atau buyback.
  4. Employees Provident Fund Board merupakan lembaga dana pensiun milik pemerintah Malaysia yang mengelola tabungan pensiun pekerja di negara tersebut. Lembaga ini dikenal sebagai salah satu investor besar yang aktif berinvestasi di berbagai pasar modal internasional.
  5. Mirae Asset Nav Asia Growth merupakan produk investasi yang dikelola oleh perusahaan manajemen aset global Mirae Asset. Dana investasi ini berfokus pada portofolio saham perusahaan-perusahaan dengan potensi pertumbuhan di kawasan Asia.
  6. Wilhux Halim merupakan salah satu individu yang tercatat sebagai pemegang saham signifikan di Bukalapak. Dalam struktur perusahaan teknologi, individu dengan kepemilikan saham sering kali berasal dari kalangan investor awal atau manajemen perusahaan.
  7. Achmad Zaky Sufari adalah pendiri Bukalapak yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan industri teknologi di Indonesia. Ia mendirikan Bukalapak pada tahun 2010 bersama sejumlah rekannya dan berperan besar dalam pengembangan perusahaan.
  8. Muhammad Fajrin Rasyid merupakan salah satu pendiri Bukalapak yang pernah menjabat sebagai Presiden Bukalapak. Selain berperan dalam pengembangan perusahaan teknologi tersebut, ia juga aktif dalam berbagai inisiatif yang berkaitan dengan ekonomi digital dan kewirausahaan di Indonesia.
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.