Katadata Indonesia akan kembali menggelar acara bertajuk “IDE Katadata Future Forum 2026” yang akan digelar di The Ballroom, Djakarta Theater pada 15 April 2026, mulai pukul 09.00 hinggal 16.25.
Ini merupakan forum strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas arah kebijakan, ekonomi, dan inovasi berbasis data di Indonesia.
Bertajuk “Adapting to What Comes Next”, forum ini menjadi ruang diskusi untuk memahami tantangan dan peluang ke depan serta menyiapkan langkah strategis menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pada acara ini, Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia, akan menjadi salah satu narasumber pada panel komersial: "AI in Action" bersama dengan Leon Chen dan Andy Phan.
Putrama Wahju Setyawan sendiri resmi ditunjuk sebagai sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sejak Maret 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Putrama menggantikan Royke Tumilaar sebagai orang nomor satu di bank yang berkode BBNI di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu.
Sebelumnya, Ia telah berkarier selama lebih dari satu dekade di bank pelat merah ini dan menempati berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Wakil Direktur Utama dan Direktur Retail Banking.
Untuk lebih lengkapnya, berikut di bawah ini profil Putrama Wahju Setyawan yang bisa disimak.
Profil Putrama Wahju Setyawan
Biodata Putrama Wahju Setyawan
- Nama lengkap: Putrama Wahju Setyawan
- Nama panggilan: Putrama
- Tempat, tanggal lahir: Indonesia, 1969
- Pekerjaan: Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Perjalanan Karier Putrama Wahju Setyawan
Putrama Wahju Setyawan memulai kariernya di dunia perbankan setelah menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di Universitas Gadjah Mada.
Meskipun latar belakang akademisnya berasal dari bidang kehutanan, arah kariernya justru berkembang di sektor keuangan, terutama di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
Ia telah menghabiskan lebih dari dua dekade berkiprah di bank pelat merah ini, menempati berbagai posisi strategis yang menunjukkan kemampuannya dalam manajemen risiko, restrukturisasi kredit, dan pengembangan bisnis.
Dalam tahap awal kariernya, Putrama dipercaya menangani divisi-divisi yang berkaitan dengan penanganan kredit bermasalah, seperti Corporate Remedial and Recovery dan Commercial Remedial and Recovery, yang memberinya pengalaman langsung dalam menyelamatkan aset perusahaan dan menjaga kualitas portofolio kredit.
Seiring berjalannya waktu, Putrama Wahju Setyawan mulai mendapat tanggung jawab yang lebih besar.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Divisi BUMN dan Pemerintah, serta dipercaya menjadi SEVP (Senior Executive Vice President) untuk segmen bisnis menengah.
Pengalaman di berbagai segmen ini memperkuat pemahamannya terhadap karakteristik pasar yang berbeda-beda.
Pada tahun 2018, ia diangkat sebagai Direktur Bisnis Korporasi, kemudian pada tahun 2020 beralih menjadi Direktur Treasury dan Internasional, di mana ia terlibat dalam pengelolaan likuiditas dan aktivitas perbankan lintas negara.
Di tahun yang sama, Putrama Wahju Setyawan dipercaya memimpin PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) sebagai Direktur Utama.
Setelah menyelesaikan masa tugas di Jamkrindo, Putrama kembali ke BNI pada tahun 2022 sebagai Direktur Retail Banking.
Di posisi ini, ia bertanggung jawab atas transformasi layanan nasabah perorangan di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang makin digital.
Selanjutnya, Putrama Wahju Setyawan diangkat menjadi Wakil Direktur Utama BNI pada 2024, mendampingi Royke Tumilaar yang saat itu menjabat Direktur Utama.
Akhirnya, pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 26 Maret 2025, Putrama resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama BNI menggantikan Royke.
Dalam penunjukan ini, tidak ditemukan adanya hubungan afiliasi antara dirinya dengan anggota dewan maupun pemegang saham utama, yang menunjukkan bahwa proses pengangkatan dilakukan berdasarkan rekam jejak profesional dan pertimbangan integritas.
Prestasi Putrama Wahju Setyawan
Seperti penjelasan sebelumnya, Putrama Wahju Setyawan bukan sosok baru di lingkungan BNI. Ia sendiri telah berkarier selama lebih dari satu dekade di BNI dan menempati berbagai posisi strategis, di antaranya:
- 2011-2014: Kepala Divisi Corporate Remedial and Recovery BNI
- 2014-2015: Kepala Badan Usaha Milik Negara dan Pemerintah Divisi Institusi
- 2015-2016: Kepala Divisi Commercial Remedial & Recovery BNI
- 2016: Senior Executive Vice President (SEVP) Middle Business BNI
- 2020: Direktur Bisnis Korporasi BNI dan Direktur Treasury serta Internasional BNI
- 2020-2022: Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia
- 2022-2024: Direktur Retail Banking BNI
- 2024-2025: Wakil Direktur Utama BNI
- 2025 Direktur Utama BNI
Fakta-Fakta Menarik Putrama Wahju Setyawan
Berikut adalah fakta-fakta menarik tentang Putrama Wahju Setyawan:
- Latar belakang pendidikan: Meskipun memulai pendidikan di bidang kehutanan, Putrama Wahju Setyawan berhasil beralih ke sektor keuangan dan perbankan.
- Pengalaman panjang di BNI: Telah bekerja lebih dari 20 tahun di PT Bank Negara Indonesia (BNI), menempati berbagai posisi penting di sejumlah divisi, mulai dari penanganan kredit bermasalah hingga treasury dan ritel.
- Profesional tanpa afiliasi keluarga: Tidak memiliki hubungan keluarga atau afiliasi bisnis dengan jajaran direksi atau pemegang saham pengendali BNI, mempertegas integritas dan profesionalisme dalam kariernya.
Demikian informasi mengenai profil Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia, yang akan menjadi menjadi salah satu narasumber IDE Katadata Future Forum 2026.