Profil Erling Haaland: Andalan Norwegia, Jadi Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

https://cdns.klimg.com/
Profil Erling Haaland
Penulis: Izzul Millati
Editor: Safrezi
28/6/2026, 15.40 WIB

Gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi panggung pembuktian bagi para pesepakbola terbaik dari seluruh penjuru dunia. Turnamen sepak bola paling bergengsi antarnegara ini tidak hanya menjadi ajang persaingan bagi tim-tim raksasa, melainkan juga kesempatan emas bagi tim nasional Norwegia untuk kembali menunjukkan taringnya di level internasional setelah sekian lama absen. Kehadiran tim berjuluk Loverne di putaran final kali ini membawa ekspektasi besar dari para penggemar sepak bola, terutama karena mereka diperkuat oleh barisan pemain generasi emas yang merumput di kompetisi elite Eropa.

Keberhasilan suatu tim di turnamen besar sangat bergantung pada kesiapan fisik, strategi matang dari pelatih, dan performa konsisten dari para pemain kunci di setiap lini pertandingan. Di tengah ketatnya persaingan fase grup, Norwegia membutuhkan sosok pemimpin di lini depan yang memiliki ketajaman luar biasa serta kemampuan fisik mumpuni untuk membongkar pertahanan lawan.

Kebutuhan akan penyerang yang adaptif dan haus gol ini berhasil dipenuhi oleh kehadiran mesin gol utama yang kini menjadi tumpuan dalam skema penyerangan tim. Berdasarkan performa di level klub, salah satu nama yang paling diunggulkan untuk mendominasi panggung turnamen ini adalah Erling Haaland.

Awal Mula Kiprah Erling Haaland di Kancah Internasional

Skuad The Vikings sukses mengamankan tiket menuju babak 32 besar setelah menyapu bersih poin penting di fase grup. Keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi lini serang yang mampu tampil klinis dalam mengeksploitasi kelemahan barisan pertahanan lawan pada setiap laga krusial yang dihadapi, sekaligus menandai kembalinya negara Skandinavia tersebut ke panggung dunia setelah 28 tahun absen.

Momentum emas diraih saat Norwegia sukses menumbangkan Senegal dengan skor 2-0 di New Jersey pada Selasa pagi, 23 Juni 2026, dimana sang striker memborong seluruh gol dan dinobatkan sebagai Man of the Match. Catatan impresif ini melengkapi torehan dua gol (brace) lainnya yang dicetak pada laga pembuka Grup I kontra Irak di Stadion Boston yang terletak di Foxborough, Massachusetts pada 16 Juni 2026, sekaligus membuktikan efektivitas peran Erling Haaland sebagai tumpuan utama negara.

Akselerasi dan kecepatan bergerak yang dikombinasikan dengan kaki dominan kiri yang mematikan memungkinkannya melakukan serangan balik cepat secara efektif. Di samping itu, ketahanan stamina yang stabil untuk melakukan tekanan tinggi sepanjang sembilan puluh menit pertandingan membuatnya selalu unggul dalam duel satu lawan satu di area penalti lawan.

Perjalanan Karier Profesional Erling Haaland

Karier seorang pesepak bola profesional selalu dibentuk oleh dedikasi, kerja keras, dan kemampuan beradaptasi di berbagai kompetisi domestik maupun internasional sejak usia muda. Lahir dengan nama lengkap Erling Braut Haaland di Leeds, Inggris, pada 21 Juli 2000 saat sang ayah, Alf-Inge Haaland, bermain untuk Leeds United, bakat olahraganya juga mengalir dari sang ibu, Gry Marita Braut, yang merupakan mantan atlet heptathlon. 

Setelah sang ayah pensiun dini akibat cedera pada tahun 2003, keluarganya kembali ke Norwegia, di mana ia mulai mengasah kemampuan sepak bola di akademi Bryne FK sejak usia lima tahun hingga menjalani debut senior pada Mei 2016 melawan Ranheim di Liga 2 Norwegia.

Lompatan karirnya dimulai saat bergabung dengan Molde FK pada Februari 2017 di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer, di mana ia mencatatkan debut manis dengan mencetak satu gol ke gawang Volda TI di Piala Norwegia pada 26 April 2017 hingga mengoleksi total 20 gol dan 7 asis dari 50 laga.

Ia kemudian hijrah ke Red Bull Salzburg pada akhir 2018 untuk merengkuh trofi Bundesliga Austria serta Piala Austria dengan kontribusi 29 gol dari 27 penampilan, termasuk gol perdana kontra LASK pada Mei 2019. 

Popularitasnya kian meroket setelah bergabung dengan Borussia Dortmund pada Desember 2019 demi memenangkan DFB-Pokal melalui catatan spektakuler berupa hattrick debut dalam waktu 20 menit melawan Augsburg, hingga mengemas total 86 gol dan 23 asis dari 89 pertandingan sebelum akhirnya berlabuh ke kompetisi elite Inggris.

Perjalanan panjang di level klub tersebut kemudian bermuara pada keputusan penting untuk bergabung bersama raksasa Inggris dengan nilai transfer senilai 60 juta euro pada musim panas 2022. Setelah menjalani laga perdana di Community Shield melawan Liverpool, sang penyerang menandai debut kompetisi domestik lewat torehan dua gol ke gawang West Ham United pada Agustus 2022.

Musim perdananya berbuah kesuksesan besar melalui raihan treble winner yang meliputi trofi Premier League, Piala FA, dan Liga Champions. Ketajaman luar biasa ini membuat klub memberikan perpanjangan kontrak fantastis hingga tahun 2034 yang tercatat sebagai durasi terlama di Inggris, di mana ia kini telah mengumpulkan total 162 gol dan 30 asis dari 198 pertandingan resmi bersama Manchester City.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.